Jakarta – Gavi kembali merasakan atmosfer pertandingan bersama Barcelona setelah melewati periode sulit akibat cedera. Gelandang asal Spanyol tersebut perlahan mendapatkan kembali ritme bermainnya setelah beberapa kali harus menepi karena masalah pada lutut.
Perjalanan Gavi dalam beberapa tahun terakhir memang tidak mudah. Pemain jebolan akademi La Masia itu sempat mengalami cedera serius pada lutut kanan yang membuatnya harus menjalani operasi dan menepi selama berbulan-bulan. Proses pemulihan kemudian dilakukan secara bertahap hingga akhirnya ia kembali tersedia untuk Barcelona.
Pada awal musim 2026/2027, Gavi sebenarnya mendapat kepercayaan dari pelatih Hansi Flick. Ia tampil sebagai starter ketika Barcelona menghadapi Elche pada pertandingan pembuka La Liga. Namun, sebuah benturan pada lutut kanannya membuat Gavi ditarik keluar saat pertandingan berlangsung.
Pemeriksaan medis kemudian menunjukkan bahwa cedera tersebut merupakan memar, bukan kerusakan serius seperti yang dikhawatirkan sebelumnya. Gavi pun harus berhati-hati sebelum kembali berlatih dan bermain. Ia melewatkan beberapa pertandingan sebelum akhirnya kembali masuk dalam skuad Barcelona.
Gavi akhirnya kembali tampil ketika Barcelona menghadapi Feyenoord di Liga Champions. Ia masuk sebagai pemain pengganti dan mendapatkan sekitar 11 menit bermain. Dalam kesempatan tersebut, Gavi tercatat menyentuh bola sebanyak 12 kali dan menyelesaikan 10 dari 11 operan.
Kembalinya Gavi kemudian berlanjut saat Barcelona menghadapi Racing Santander pada 16 September 2026. Barcelona menang telak 7-2 dan Gavi kembali mendapatkan kesempatan bermain pada babak akhir pertandingan.
Setelah laga tersebut, Gavi berbicara mengenai perjalanan sulit yang telah dilewatinya. Ia mengakui bahwa beberapa tahun terakhir menjadi periode yang berat karena mengalami sejumlah cedera serius, terutama yang berkaitan dengan lutut.
Menurut Gavi, tidak semua pemain mampu kembali ke level permainan tinggi setelah mengalami cedera lutut. Pernyataan tersebut menggambarkan betapa panjang proses yang harus dilewatinya untuk kembali tampil kompetitif bersama Barcelona.
Meski sudah kembali bermain, Gavi tetap harus bersabar untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak. Persaingan di lini tengah Barcelona cukup ketat sehingga kesempatan menjadi starter tidak otomatis diberikan setelah seorang pemain pulih dari cedera.
Situasi tersebut juga membuat Gavi harus terus menunjukkan kondisinya dalam latihan. Ia sebelumnya kembali mengikuti latihan bersama tim pada awal September setelah absen dalam dua pertandingan Barcelona. Klub kemudian secara bertahap mengintegrasikannya kembali ke dalam aktivitas tim utama.
Di sisi lain, Gavi mengaku senang melihat performa Barcelona pada awal musim. Ia menilai timnya telah menunjukkan perkembangan dalam mencetak gol sejak awal pertandingan. Barcelona bahkan mencatat kemenangan besar 7-2 atas Racing Santander.
Gavi berharap Barcelona mampu mempertahankan momentum tersebut karena musim masih panjang. Baginya, konsistensi menjadi hal penting agar tim tetap kompetitif sepanjang musim.
Bagi Gavi sendiri, kesempatan kembali bermain menjadi langkah penting setelah perjalanan panjang menghadapi cedera. Ia kini harus membangun kembali kebugaran, mendapatkan ritme pertandingan, sekaligus bersaing untuk mendapatkan tempat di lini tengah Barcelona.
Perjalanan tersebut menunjukkan bahwa comeback seorang pemain setelah cedera serius tidak selalu berlangsung dalam satu pertandingan. Gavi masih harus melewati proses secara bertahap, tetapi kehadirannya kembali di lapangan menjadi tanda bahwa perjuangannya untuk kembali bersama Barcelona terus berlanjut.

























