BEKASI – Kabar gembira datang bagi dunia pendidikan di Kota Patriot. Menjawab keresahan masyarakat terkait daya tampung sekolah negeri dan mahalnya biaya pendidikan swasta, pemerintah daerah secara resmi meluncurkan inisiatif pendidikan inklusif. Dipastikan bahwa Sekolah Rakyat Bekasi beroperasi akhir Juni, kuota 270 murid SD-SMA telah disiapkan untuk menampung anak-anak dari keluarga prasejahtera yang tidak lolos seleksi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) reguler.
Langkah ini merupakan terobosan nyata dalam memastikan mandat konstitusi bahwa setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak tanpa terkendala masalah ekonomi.
Memutus Rantai Putus Sekolah
Kehadiran Sekolah Rakyat ini didesain khusus agar beroperasi tanpa memungut biaya pendaftaran maupun Uang Kuliah/Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) bulanan. Fasilitas belajar mengajar akan memanfaatkan gedung atau aset daerah yang telah direvitalisasi, lengkap dengan tenaga pengajar relawan dan guru honorer bersertifikasi.
“Inisiatif ini patut diapresiasi sebagai problem solver di tengah sengitnya persaingan sistem zonasi. Fakta bahwa Sekolah Rakyat Bekasi beroperasi akhir Juni, kuota 270 murid SD-SMA siap ditampung, adalah wujud nyata kehadiran negara. Anak-anak yang kurang beruntung secara finansial kini tidak perlu lagi mengubur mimpi mereka untuk bersekolah,” urai seorang pengamat pendidikan dari Universitas Islam 45 (Unisma) Bekasi merespons program tersebut.
Rincian Alokasi Kuota Peserta Didik
Untuk menjaga rasio ideal antara guru dan murid serta memastikan efektivitas kegiatan belajar mengajar (KBM), kuota 270 siswa tersebut didistribusikan secara proporsional. Berikut adalah proyeksi pembagian kursi untuk angkatan pertama Sekolah Rakyat Bekasi:
| Jenjang Pendidikan | Estimasi Kuota Siswa | Fokus Pembelajaran Tambahan |
| Sekolah Dasar (SD) | 120 Murid | Calistung dasar, pendidikan karakter, & budi pekerti. |
| Sekolah Menengah Pertama (SMP) | 90 Murid | Penguatan literasi, numerasi, & keterampilan dasar. |
| Sekolah Menengah Atas (SMA) | 60 Murid | Pelatihan vokasi ringan & persiapan dunia kerja. |
Syarat Pendaftaran dan Skema Operasional
Menjelang peresmiannya pada akhir Juni mendatang, panitia penerimaan saat ini sedang melakukan proses verifikasi data secara ketat. Syarat utama calon siswa adalah warga yang terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) atau memiliki Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) dari kelurahan setempat, serta diprioritaskan bagi mereka yang benar-benar tidak mendapatkan bangku di sekolah negeri pada PPDB tahun ini.
Dinas Pendidikan setempat berharap program Sekolah Rakyat ini dapat terus berkembang, tidak hanya di satu titik, melainkan menyebar ke berbagai kecamatan padat penduduk di Bekasi. Dukungan dari sektor swasta melalui dana Corporate Social Responsibility (CSR) juga terus didorong untuk menyuplai seragam, alat tulis, dan buku pelajaran gratis bagi para siswa.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/





















