ha-young-1786495077052_43
Ha Young Jadi Sorotan, Kisah Keluarga dan Kontroversi Leluhur Pro-Jepang Mengemuka

Jakarta – Aktris Korea Selatan Ha Young tengah menghadapi sorotan besar setelah sejarah keluarganya kembali menjadi perbincangan publik. Kontroversi tersebut berkaitan dengan sosok kakek buyutnya, Ahn Sang Ho, yang disebut memiliki catatan sejarah terkait organisasi yang dianggap pro-Jepang pada masa pendudukan Jepang di Korea.

Isu tersebut mencuat setelah Ha Young tampil dalam program KBS 2TV Problem Child in House pada 7 Agustus 2026. Dalam acara tersebut, ia menceritakan latar belakang keluarganya yang memiliki tradisi di bidang medis selama beberapa generasi. Ha Young juga membagikan kisah mengenai kakek buyutnya yang disebut pernah menempuh pendidikan kedokteran di Jepang dan kemudian menjalankan praktik medis di Korea.

Pernyataan tersebut kemudian membuat sejumlah warganet Korea Selatan menelusuri lebih jauh identitas sang kakek buyut. Dari penelusuran terhadap berbagai catatan sejarah, nama Ahn Sang Ho dikaitkan dengan Daejong Chinmokhoe, sebuah organisasi yang memiliki hubungan dengan gagasan integrasi Korea-Jepang pada era kolonial.

Catatan sejarah mengenai Ahn Sang Ho kemudian menjadi bahan perdebatan. Sejumlah laporan menyebut dirinya pernah memperoleh pendidikan kedokteran di Jepang dan kemudian kembali ke Korea. Ia juga dikenal sebagai dokter yang memiliki hubungan dengan lingkungan kerajaan Korea pada masa tersebut.

Kontroversi semakin membesar karena isu tersebut muncul ketika Ha Young sedang berada dalam masa promosi drama Netflix Our Sticky Love, yang dibintanginya bersama Jung Hae-in. Sorotan terhadap kehidupan pribadi sang aktris kemudian ikut berdampak terhadap aktivitas promosi proyek tersebut.

Pada awal kontroversi, pihak agensi Ha Young sempat memberikan penjelasan yang membantah tuduhan terhadap leluhur sang aktris. Namun, pernyataan tersebut kemudian dikoreksi setelah muncul informasi dan dokumen sejarah tambahan. Agensi akhirnya meminta maaf karena memberikan tanggapan sebelum melakukan verifikasi secara menyeluruh.

Ha Young kemudian ikut menyampaikan permintaan maaf secara pribadi. Melalui surat tulisan tangan yang dipublikasikan pada 12 Agustus 2026, ia mengaku selama ini hanya mengetahui kisah mengenai kakek buyutnya berdasarkan cerita yang diwariskan keluarga.

Ia menyadari bahwa informasi tersebut tidak menggambarkan keseluruhan perjalanan sejarah sang leluhur. Ha Young juga menyesali keputusannya membicarakan sosok tersebut di depan publik tanpa memahami konteks sejarah secara lebih mendalam.

Kasus ini kemudian berkembang menjadi pembahasan yang lebih luas mengenai bagaimana sejarah keluarga figur publik dapat memengaruhi karier mereka di Korea Selatan. Rekam jejak leluhur, khususnya yang berkaitan dengan masa kolonial Jepang, merupakan isu yang sangat sensitif di tengah masyarakat Korea.

Dampak kontroversi juga mulai terasa pada sejumlah proyek Ha Young. Drama The Long Shot Trial yang dibintanginya bersama Lee Je-hoon tetap melanjutkan proses produksi karena sebagian besar syuting disebut telah selesai. Namun, pihak produksi menyatakan akan terus memantau perkembangan kontroversi tersebut.

Di sisi lain, Pemerintah Kota Anyang juga sempat menjadi sorotan setelah informasi lama mengenai Ahn Sang Ho yang pernah memperkenalkannya sebagai tokoh terkait gerakan kemerdekaan Korea kembali beredar. Pemerintah setempat kemudian membuat informasi tersebut tidak dapat diakses untuk sementara waktu setelah kontroversi mencuat.

Kontroversi Ha Young pada akhirnya bukan hanya mengenai seorang aktris dan keluarganya, tetapi juga memperlihatkan bagaimana sejarah masa lalu masih memiliki pengaruh kuat terhadap kehidupan publik di Korea Selatan. Bagi Ha Young, tantangan berikutnya adalah menghadapi dampak isu tersebut terhadap kariernya sekaligus memberikan ruang bagi publik untuk memahami penjelasan yang telah disampaikannya.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/