Jakarta – Legenda Manchester United, Roy Keane, kembali melontarkan kritik tajam terhadap Michael Carrick yang kini tengah berada dalam tekanan besar sebagai pelatih Setan Merah. Keane menilai Carrick beruntung masih mendapatkan kepercayaan dari manajemen klub meskipun performa Manchester United belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitan.
Posisi Carrick memang semakin sulit setelah Manchester United melewati delapan pertandingan terakhir tanpa kemenangan. Rentetan hasil buruk tersebut membuat masa depannya di Old Trafford mulai dipertanyakan, terlebih klub juga harus menghadapi kenyataan tersingkir lebih awal dari ajang Carabao Cup.
Situasi semakin mengkhawatirkan karena Manchester United kini berada di peringkat ke-16 klasemen sementara Liga Inggris. Mereka baru mengumpulkan tujuh poin dari delapan pertandingan dan hanya terpaut satu angka dari Nottingham Forest yang berada di posisi ke-18 atau zona degradasi.
Kondisi tersebut membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Sebagai klub yang memiliki sejarah panjang dan ambisi bersaing di papan atas, Manchester United tentu tidak ingin terus terjebak dalam periode negatif.
Roy Keane Sudah Meragukan Kemampuan Carrick
Dalam komentarnya yang dikutip dari Sky Sports, Roy Keane mengungkapkan bahwa dirinya sejak awal tidak terlalu yakin Michael Carrick mampu menangani Manchester United dalam jangka panjang.
Keane menilai menjadi pelatih sementara atau menangani beberapa pertandingan berbeda dengan memimpin sebuah klub besar secara penuh. Menurutnya, tanggung jawab seorang manajer tidak hanya sebatas menentukan strategi dan memilih pemain untuk pertandingan.
Ada banyak aspek yang harus dikelola, mulai dari persiapan pramusim, membangun ekspektasi tim, menjaga stabilitas ruang ganti, hingga menentukan kebutuhan pemain dalam bursa transfer.
“Saat Carrick mendapatkan pekerjaan itu sebagai pelatih tetap tahun lalu, saya sudah mengatakan bahwa dia mungkin tidak cukup baik untuk jangka panjang,” ujar Keane.
Mantan kapten Manchester United tersebut juga menilai menangani beberapa pertandingan mungkin bukan persoalan besar. Namun, ketika seseorang dipercaya mengelola keseluruhan klub sepak bola, tantangannya akan jauh lebih kompleks.
Pandangan Keane menunjukkan bahwa dirinya masih meragukan kemampuan Carrick untuk membawa Manchester United kembali bersaing secara konsisten di level tertinggi.
Masa Depan Carrick Bergantung pada Hasil Pertandingan
Meskipun mendapatkan kritik keras, manajemen Manchester United belum mengambil keputusan untuk memecat Carrick. Pelatih tersebut masih dipercaya memimpin tim dalam pertandingan berikutnya.
Laga menghadapi Chelsea pada Sabtu (31/10/2026) malam WIB menjadi kesempatan penting bagi Carrick untuk membuktikan kemampuannya. Pertandingan tersebut berpotensi menjadi titik balik bagi Manchester United sekaligus menentukan arah perjalanan mereka pada musim ini.
Roy Keane sendiri berharap mantan klubnya segera menunjukkan perubahan. Ia meminta Manchester United berani mengambil langkah tegas dan mulai mengumpulkan hasil positif.
Keane secara khusus menekankan pentingnya kemenangan ketika menghadapi Chelsea. Menurutnya, Manchester United harus segera keluar dari periode buruk apabila ingin memperbaiki posisi di klasemen.
Bagi Carrick, pertandingan tersebut bukan sekadar perebutan tiga poin. Hasil positif bisa menjadi modal untuk mengembalikan kepercayaan manajemen, pemain, dan para pendukung.
Sebaliknya, kegagalan kembali meraih kemenangan tentu akan membuat tekanan terhadap dirinya semakin besar.
Kini, perhatian publik tertuju pada keputusan manajemen Manchester United dan kemampuan Carrick dalam menyelamatkan musim mereka. Dengan posisi yang semakin dekat dengan zona degradasi, Setan Merah tidak memiliki banyak ruang untuk terus kehilangan poin.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























