BEKASI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi mulai tancap gas dalam memastikan hajatan demokrasi tingkat desa berjalan dengan lancar dan aman. Menjelang hari pemungutan suara, Pemkab Bekasi secara resmi memperkuat koordinasi dengan berbagai elemen, mulai dari tingkat kecamatan hingga desa, untuk memastikan seluruh tahapan pemilihan berjalan sesuai koridor hukum. Upaya Pemkab Bekasi perkuat sinergi sukseskan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026 ini menjadi langkah strategis demi menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.
Sinergi yang dibangun melibatkan unsur TNI, Polri, serta penyelenggara pemilihan di tingkat desa untuk meminimalisir potensi gesekan antarpendukung calon.
Fokus Utama Sinergi Pemkab Bekasi
Pilkades serentak bukan sekadar ajang memilih pemimpin desa, melainkan momentum bagi masyarakat untuk menentukan arah pembangunan di akar rumput. Oleh karena itu, Pemkab Bekasi menegaskan bahwa netralitas aparatur dan keamanan wilayah menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar.
“Kami telah instruksikan seluruh jajaran untuk bersinergi. Langkah Pemkab Bekasi perkuat sinergi sukseskan penyelenggaraan Pilkades Serentak 2026 adalah bentuk komitmen kami agar masyarakat dapat menggunakan hak pilihnya dengan tenang, tanpa ada intimidasi, dan dalam suasana yang guyub rukun,” urai salah satu pejabat Pemkab Bekasi dalam rapat koordinasi persiapan Pilkades.
Langkah Strategis Menjaga Demokrasi Desa
Untuk memastikan Pilkades berjalan tanpa hambatan, beberapa langkah penguatan telah disiapkan oleh Pemkab Bekasi:
| Fokus Sinergi | Tujuan Teknis |
| Keamanan Wilayah | Peningkatan patroli keamanan oleh aparat gabungan di setiap titik rawan konflik. |
| Netralitas ASN | Memastikan aparatur sipil negara dan perangkat desa tetap netral selama proses pemilihan. |
| Sosialisasi Intensif | Edukasi kepada warga tentang pentingnya partisipasi pemilih demi masa depan desa yang lebih baik. |
Mengajak Warga Berpartisipasi Aktif
Pemkab Bekasi juga mengimbau kepada seluruh masyarakat Kabupaten Bekasi yang berada di desa-desa penyelenggara Pilkades agar ikut aktif berpartisipasi. Partisipasi yang tinggi adalah cerminan dari demokrasi yang sehat. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah dan rakyat, diharapkan pemimpin desa yang terpilih nantinya benar-benar membawa perubahan positif serta mampu menjalankan amanah warga dengan penuh tanggung jawab.
Seluruh persiapan logistik, pengamanan, hingga prosedur pemungutan suara dipastikan telah berjalan sesuai jadwal. Diharapkan perhelatan demokrasi tahun 2026 ini menjadi barometer suksesnya pemilihan pemimpin lokal yang jujur, adil, dan transparan di Kabupaten Bekasi.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























