French-MarigoldsTagetes-patula-69zcoUmB4RyBQGHxYGqA_K-3ec0e17e39c2440aa187e565d973bc48
Tak Cuma Jadi Hiasan, 6 Tanaman Ini Bisa Bantu Bikin Ular Enggan Mendekat

Jakarta – Kemunculan ular di sekitar rumah tentu bisa membuat penghuni panik, terutama ketika hewan tersebut ditemukan di halaman, taman, atau bahkan masuk ke dalam bangunan. Selain menjaga kebersihan lingkungan, sejumlah tanaman dengan aroma atau karakter tertentu kerap dimanfaatkan sebagai salah satu cara alami untuk membantu mengurangi kemungkinan ular mendekati rumah.

Meski demikian, tanaman bukanlah penghalau ular yang bisa memberikan jaminan mutlak. Ular dapat masuk ke lingkungan permukiman karena berbagai faktor, termasuk mencari makanan, tempat berlindung, atau kondisi lingkungan yang mendukung. Karena itu, penataan halaman tetap menjadi bagian penting dalam pencegahan.

Berikut enam tanaman yang dapat dipertimbangkan untuk ditanam di sekitar rumah.

1. Serai

Serai atau lemongrass menjadi salah satu tanaman yang sering dikaitkan dengan upaya mengurangi kehadiran ular. Tanaman ini memiliki aroma khas yang berasal dari minyak alaminya, termasuk citronella.

Selain aromanya, daun serai yang panjang dan cukup tajam membuat tanaman ini dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari penataan batas taman. Serai juga relatif mudah ditanam dan memiliki manfaat lain sebagai tanaman bumbu dapur.

2. Marigold

Marigold dikenal sebagai tanaman berbunga dengan warna kuning atau oranye yang mencolok. Tanaman ini tidak hanya berfungsi sebagai penghias halaman, tetapi juga disebut memiliki aroma khas yang kurang disukai ular.

Marigold dapat ditanam di sekitar area taman atau sepanjang batas pekarangan. Dengan perawatan yang tepat, tanaman ini juga dapat membuat halaman terlihat lebih berwarna.

3. Lidah Mertua

Lidah mertua atau snake plant merupakan tanaman hias yang cukup populer karena perawatannya relatif mudah. Daunnya tumbuh tegak, kaku, dan memiliki bentuk seperti pedang.

Karakter fisik tersebut membuat lidah mertua kerap dimasukkan dalam daftar tanaman yang dianggap dapat membantu menghalangi pergerakan ular. Namun, alasan pasti mengapa ular menghindari tanaman ini belum dapat dianggap sebagai fakta ilmiah yang berlaku untuk semua jenis ular.

4. Lavender

Lavender memiliki aroma khas yang kuat dan sering digunakan dalam berbagai produk pengharum. Tanaman ini juga masuk dalam daftar tanaman yang disebut dapat membantu menjauhkan ular dari area rumah.

Lavender dapat ditempatkan di pot maupun ditanam langsung di taman. Selain menjadi tanaman hias, aromanya juga membuatnya menarik untuk ditambahkan ke area luar rumah.

5. Rosemary

Rosemary merupakan tanaman herbal dengan aroma yang cukup kuat. Sejumlah sumber memasukkannya sebagai tanaman yang dapat dimanfaatkan sebagai bagian dari strategi alami untuk membuat lingkungan sekitar rumah kurang menarik bagi ular.

Tanaman ini juga bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, sehingga keberadaannya di halaman memiliki fungsi tambahan.

6. Kaktus

Berbeda dari tanaman beraroma, kaktus mengandalkan karakter fisiknya. Duri yang terdapat pada sejumlah jenis kaktus dapat menjadi penghalang bagi hewan yang mencoba melewati area tersebut.

Namun, penempatan kaktus harus diperhatikan, terutama jika rumah memiliki anak kecil atau hewan peliharaan. Duri tanaman dapat menyebabkan luka apabila tersentuh.

Tanaman Saja Tidak Cukup

Menanam tanaman tertentu sebaiknya tidak menjadi satu-satunya cara untuk mencegah ular masuk rumah. Halaman perlu dibersihkan secara rutin dari tumpukan kayu, batu, sampah, atau benda lain yang dapat menjadi tempat persembunyian.

Rumput dan semak yang terlalu lebat juga sebaiknya dipangkas. Selain itu, celah di bawah pintu, lubang pada dinding, ventilasi, serta saluran air perlu diperiksa dan ditutup jika memungkinkan. Mengurangi keberadaan tikus dan sumber makanan lain juga dapat membantu membuat lingkungan rumah kurang menarik bagi ular.

Dengan demikian, enam tanaman tersebut dapat menjadi pelengkap upaya pencegahan, bukan jaminan bahwa ular tidak akan masuk ke halaman. Kombinasi antara tanaman, kebersihan pekarangan, penutupan celah, dan pengelolaan lingkungan tetap menjadi langkah yang lebih menyeluruh untuk mengurangi risiko pertemuan dengan ular.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/