Jakarta – Pisang merupakan salah satu buah yang cukup cepat mengalami perubahan tingkat kematangan. Buah yang awalnya berwarna hijau dapat berubah menjadi kuning hanya dalam beberapa hari, kemudian muncul bintik cokelat sebelum akhirnya terlalu matang. Namun, ada cara sederhana yang dapat dilakukan untuk memperlambat proses tersebut, yakni menyimpan pisang yang sudah matang di dalam kulkas.
Selama ini, banyak orang menganggap pisang tidak boleh disimpan di lemari pendingin. Anggapan tersebut sebenarnya tidak sepenuhnya salah, tetapi perlu melihat tingkat kematangan buah. Pisang yang masih hijau sebaiknya tidak langsung dimasukkan ke kulkas karena suhu rendah dapat mengganggu proses pematangannya. Sebaliknya, pisang yang sudah matang dan berwarna kuning dapat didinginkan untuk membantu mempertahankan kualitas bagian dalam buah.
Pisang termasuk buah yang menghasilkan gas etilen secara alami. Gas tersebut berperan dalam proses pematangan, termasuk perubahan warna kulit, tekstur, aroma, dan rasa. Ketika pisang semakin matang, proses fisiologis di dalam buah terus berlangsung sehingga teksturnya menjadi lebih lunak dan kandungan gulanya meningkat.
Memasukkan pisang yang sudah kuning ke dalam kulkas dapat memperlambat proses tersebut. Suhu dingin membuat proses pematangan berlangsung lebih lambat sehingga daging buah dapat bertahan dalam kondisi yang baik lebih lama dibandingkan jika terus dibiarkan pada suhu ruang. Harvard T.H. Chan School of Public Health juga menyebut pisang matang berwarna kuning dapat disimpan di kulkas, meskipun kulitnya tetap akan berubah menjadi lebih gelap.
Perubahan warna kulit inilah yang sering membuat orang mengira pisang yang disimpan di kulkas sudah rusak. Padahal, kulit yang menghitam tidak selalu berarti bagian dalam buah ikut membusuk. Suhu dingin dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit pisang sehingga warnanya berubah menjadi cokelat tua atau bahkan hampir hitam. Fenomena tersebut dikenal sebagai chilling injury.
Karena itu, jangan langsung membuang pisang hanya karena kulitnya menghitam setelah disimpan di kulkas. Periksa terlebih dahulu bagian dalamnya. Jika daging buah masih memiliki tekstur dan aroma normal, pisang umumnya masih dapat dikonsumsi.
Meski begitu, kulkas bukan tempat terbaik untuk semua jenis pisang. Pisang yang masih hijau lebih sensitif terhadap suhu rendah. Paparan suhu dingin dapat menghambat pematangan normal dan menyebabkan perubahan warna serta tekstur yang tidak diinginkan. Pedoman penyimpanan USDA juga mencantumkan pisang sebagai buah yang sebaiknya tidak didinginkan sebelum matang.
Lalu, kapan waktu yang tepat memasukkan pisang ke kulkas? Waktu terbaik adalah ketika buah sudah mencapai tingkat kematangan yang diinginkan, misalnya kulit telah berubah menjadi kuning dan daging terasa cukup matang. Setelah itu, pendinginan dapat digunakan sebagai cara untuk memperlambat perubahan lebih lanjut.
Cara menyimpannya pun cukup sederhana. Pisang dapat ditempatkan di bagian kulkas yang sesuai dan dijauhkan dari buah atau sayuran yang sensitif terhadap gas etilen. Jika pisang sudah terlalu matang, buah tersebut juga bisa dikupas lalu dibekukan untuk digunakan sebagai bahan smoothie, kue, atau makanan lainnya.
Selain kulkas, ada beberapa cara untuk memperlambat pematangan pisang. Memisahkan buah dari satu sisir, membungkus bagian tangkai, serta menjauhkannya dari buah lain yang menghasilkan etilen dalam jumlah tinggi dapat membantu memperpanjang masa simpannya.
Jadi, menyimpan pisang di kulkas bukanlah hal yang sepenuhnya dilarang. Kuncinya terletak pada tingkat kematangannya. Pisang hijau sebaiknya dibiarkan matang terlebih dahulu pada suhu ruang, sedangkan pisang yang sudah kuning dapat dimasukkan ke kulkas untuk memperlambat proses pematangan dan mengurangi risiko cepat menjadi terlalu lembek.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























