Jakarta – Film animasi China Niu Lai yang sempat menjadi fenomena tak terduga di box office dipastikan akan memiliki sekuel. Sutradara Xin Yumeng telah mengonfirmasi bahwa proyek lanjutan tersebut mulai dikerjakan setelah film pertamanya mendapat perhatian besar dari publik.
Sekuel Niu Lai akan diberi judul Yang Gao. Proyek tersebut menjadi langkah berikutnya bagi Xin Yumeng setelah film perdananya mendadak populer meski pada awalnya mendapat banyak kritik karena kualitas visual yang dianggap sederhana dan jauh dari standar animasi modern.
Niu Lai sendiri menjadi salah satu fenomena paling tidak biasa di perfilman China pada 2026. Film tersebut awalnya kesulitan menarik penonton. Namun, potongan adegan dan pembahasan mengenai visual serta ceritanya yang dianggap unik justru menyebar luas di media sosial. Perbincangan tersebut kemudian mendorong semakin banyak orang penasaran untuk menyaksikannya di bioskop.
Fenomena itu membuat Niu Lai bertransformasi dari film yang nyaris tidak diperhitungkan menjadi salah satu film animasi yang ramai diperbincangkan. Sejumlah laporan bahkan menyebut pendapatan film tersebut meningkat drastis setelah mendapatkan perhatian di media sosial.
Menariknya, Niu Lai bukanlah produksi dengan tim besar seperti kebanyakan film animasi komersial. Film tersebut dikerjakan oleh Xin Yumeng bersama ibunya, Sun Lifang. Xin sebelumnya bekerja sebagai desainer interior dan tidak memiliki latar belakang pendidikan formal di bidang perfilman.
Dalam proses produksinya, Xin menangani berbagai pekerjaan, mulai dari pemodelan, pencahayaan, penyuntingan hingga pengisian suara. Peralatan yang digunakan pun relatif sederhana. Ia bahkan disebut merakit perangkat produksi menggunakan komputer bekas yang dibeli secara daring.
Produksi film pertama tersebut membutuhkan waktu sekitar lima tahun hingga akhirnya selesai. Xin mengatakan pengalaman tersebut menjadi pelajaran penting baginya, termasuk dalam menghadapi kritik terhadap kualitas visual film.
Ia mengaku menerima berbagai tanggapan dari penonton. Meski demikian, Xin memilih untuk lebih memprioritaskan cerita dibandingkan mengejar kesempurnaan visual. Menurutnya, jika seluruh energi dicurahkan untuk menyempurnakan detail animasi, Niu Lai mungkin tidak akan pernah selesai diproduksi.
Kini, pengalaman tersebut akan menjadi modal Xin dalam mengembangkan Yang Gao. Ia memastikan proses produksi sekuel tidak akan memakan waktu selama film pertamanya.
Xin bahkan menyebut produksi Yang Gao diharapkan dapat berjalan jauh lebih cepat. Pernyataan tersebut menjadi kabar menarik bagi penonton yang penasaran apakah sekuel Niu Lai akan mempertahankan gaya unik film pertama atau menghadirkan peningkatan besar dari sisi visual dan teknis.
Kesuksesan Niu Lai juga memperlihatkan bagaimana media sosial dapat mengubah nasib sebuah film. Film yang awalnya mendapat kritik justru memperoleh perhatian luas karena percakapan publik yang berkembang secara organik.
Bagi Xin Yumeng, keberhasilan tersebut menjadi kesempatan untuk melanjutkan perjalanan kreatifnya. Kini, perhatian publik akan tertuju pada Yang Gao dan apakah sekuel tersebut mampu mengulang kejutan yang sebelumnya diberikan Niu Lai di industri animasi China.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























