Jakarta – Timnas Swiss berhasil mengamankan satu tiket menuju babak 16 besar Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Aljazair dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga babak 32 besar yang berlangsung di BC Place, Vancouver. Kemenangan ini memperpanjang performa impresif pasukan Murat Yakin sekaligus menjaga mimpi mereka untuk melangkah lebih jauh di turnamen empat tahunan tersebut.
Swiss langsung tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Baru memasuki menit ke-10, Breel Embolo sukses membawa timnya unggul setelah memanfaatkan umpan matang dari wonderkid Johan Manzambi. Aksi individu Manzambi yang melewati beberapa pemain Aljazair menjadi sorotan karena membuka ruang bagi Embolo untuk menaklukkan kiper lawan dengan penyelesaian yang tenang.
Gol cepat tersebut membuat Swiss semakin percaya diri dalam mengendalikan jalannya pertandingan. Granit Xhaka bersama Remo Freuler mendominasi lini tengah sehingga Aljazair kesulitan mengembangkan permainan. Meski sesekali mencoba menyerang melalui Riyad Mahrez dan Houssem Aouar, pertahanan Swiss yang dikomandoi Manuel Akanji tampil disiplin dan minim melakukan kesalahan.
Memasuki babak kedua, Swiss tidak mengendurkan tekanan. Hasilnya, Dan Ndoye berhasil menggandakan keunggulan pada awal paruh kedua setelah memanfaatkan kelengahan lini belakang Aljazair. Gol tersebut praktis membuat mental para pemain Aljazair menurun karena mereka harus mengejar defisit dua gol dalam waktu yang tersisa.
Pelatih Vladimir Petkovic mencoba mengubah jalannya pertandingan dengan memasukkan sejumlah pemain segar, termasuk memperkuat sektor serang. Namun berbagai upaya tersebut belum mampu membongkar rapatnya pertahanan Swiss yang tampil sangat terorganisir sepanjang pertandingan. Kiper Gregor Kobel pun nyaris tidak mendapat ancaman berarti hingga peluit panjang dibunyikan.
Secara statistik, Swiss tampil lebih efektif dibanding lawannya. Mereka unggul dalam jumlah tembakan tepat sasaran dan mampu memanfaatkan peluang dengan sangat baik. Sebaliknya, Aljazair memang sempat menguasai bola dalam beberapa fase pertandingan, tetapi gagal mengubah penguasaan tersebut menjadi peluang berbahaya.
Performa Johan Manzambi kembali menjadi pembicaraan publik. Gelandang muda berusia 20 tahun itu tidak hanya menyumbang assist, tetapi juga menunjukkan kualitas individu yang luar biasa sepanjang turnamen. Penampilannya disebut-sebut menarik perhatian sejumlah klub besar Eropa menjelang bursa transfer musim panas.
Bagi Swiss, kemenangan ini terasa sangat spesial. Mereka berhasil mencatat tiga kemenangan beruntun di Piala Dunia 2026 sekaligus melanjutkan tren positif setelah tampil impresif sejak fase grup. Tim asuhan Murat Yakin kini semakin percaya diri untuk menghadapi tantangan berikutnya di babak 16 besar.
Sementara itu, perjalanan Aljazair harus berakhir di babak 32 besar. Meski gagal melangkah lebih jauh, tim berjuluk Desert Foxes tetap mendapat apresiasi karena mampu lolos dari fase grup setelah kembali tampil di Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2014.
Di babak 16 besar nanti, Swiss akan menghadapi pemenang pertandingan Kolombia melawan Ghana. Dengan performa solid di semua lini, Swiss berpeluang menciptakan kejutan dan melangkah lebih jauh dalam perburuan gelar juara Piala Dunia 2026.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























