street-crime-scene-police-line-tape-14787448
Misteri Kematian WN Korea Selatan di Bekasi, Ditemukan Bersimbah Darah dengan Luka di Sekujur Tubuh

Jakarta – Warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan jasad seorang warga negara (WN) Korea Selatan yang ditemukan tewas bersimbah darah di dalam rumahnya. Korban berinisial S berusia 66 tahun itu ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan sejumlah luka di tubuhnya yang diduga akibat kekerasan benda tajam maupun benda tumpul.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui pada Rabu sore, 27 Mei 2026, sekitar pukul 15.00 WIB. Korban ditemukan oleh putrinya sendiri ketika datang ke rumah korban di kawasan Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan kondisi tubuh bersimbah darah di area rumahnya.

Kapolsek Tambun Selatan, Kompol Wuryanti, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Polisi menduga korban menjadi korban tindak kekerasan karena ditemukan banyak luka trauma di bagian tubuh korban. Hingga kini, penyebab pasti kematian masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Polri Kramat Jati.

“Di tubuh korban ditemukan banyak bekas trauma kekerasan,” ujar Kompol Wuryanti kepada wartawan. Polisi juga mengungkap adanya indikasi luka akibat benda tajam dan benda tumpul pada tubuh korban.

Korban diketahui tinggal seorang diri di rumah tersebut. Menurut keterangan warga sekitar, pria asal Korea Selatan itu dikenal cukup ramah meski jarang berinteraksi dengan lingkungan sekitar. Warga mengaku cukup terkejut karena korban selama ini dikenal tidak memiliki masalah dengan tetangga sekitar.

Salah satu warga bernama Iyan mengaku mengetahui kejadian itu setelah suasana di sekitar rumah korban mendadak ramai. Ia mengatakan warga awalnya tidak mengetahui pasti penyebab kematian korban hingga polisi datang melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).

Menurut informasi sementara yang dihimpun polisi, korban terakhir kali terlihat beberapa hari sebelum ditemukan meninggal dunia. Saat ditemukan, posisi korban berada di dalam rumah dengan kondisi penuh luka di bagian kepala dan tubuh. Dugaan sementara mengarah pada tindak pembunuhan, meski polisi masih terus mendalami motif dan pelaku di balik kejadian tersebut.

Petugas kepolisian langsung memasang garis polisi di lokasi kejadian dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Sedikitnya enam orang saksi telah dimintai keterangan untuk membantu proses penyelidikan. Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti dari dalam rumah korban.

Karena korban merupakan warga negara asing, pihak kepolisian turut berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Korea Selatan di Jakarta terkait penanganan kasus dan proses identifikasi korban. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur internasional.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi lebih lanjut. Polisi berharap hasil autopsi dapat membantu mengungkap penyebab kematian secara pasti sekaligus memperjelas dugaan pembunuhan yang saat ini menjadi fokus utama penyidik.

Kasus tewasnya WN Korea Selatan di Tambun Selatan ini menambah daftar kasus kriminal yang menyita perhatian publik dalam beberapa waktu terakhir. Hingga kini, polisi masih memburu petunjuk tambahan untuk mengungkap siapa pelaku dan apa motif di balik kematian tragis pria lanjut usia tersebut.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/