Rekor-baru-Lionel-Messi-di-Piala-Dunia
Messi Selangkah Lagi Ukir Rekor Abadi, Siap Samai Legenda Brasil di Final Piala Dunia 2026

Jakarta – Lionel Messi kembali berada di ambang sejarah. Kapten Timnas Argentina itu berpeluang menorehkan rekor baru saat membawa La Albiceleste menghadapi Spanyol pada partai final Piala Dunia 2026. Jika dipercaya tampil sejak menit pertama maupun masuk sebagai pemain pengganti, Messi akan menyamai catatan salah satu legenda terbesar Brasil, Cafu, sebagai pemain yang tampil dalam tiga final Piala Dunia.

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi luar biasa Messi di level tertinggi sepak bola dunia. Setelah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar, pemain berusia 39 tahun itu kembali mengantarkan negaranya melaju hingga partai puncak edisi 2026. Prestasi ini semakin memperkuat status Messi sebagai salah satu pesepak bola terbaik sepanjang sejarah.

Rekor yang saat ini dipegang Cafu bukanlah catatan biasa. Legenda Brasil tersebut tampil pada final Piala Dunia 1994, 1998, dan 2002. Dari tiga kesempatan itu, Cafu sukses mengangkat trofi dunia sebanyak dua kali, yakni pada 1994 dan 2002. Kini, Messi memiliki peluang menyamai pencapaian tampil di tiga final sekaligus berusaha meraih gelar Piala Dunia keduanya bersama Argentina.

Sepanjang turnamen Piala Dunia 2026, performa Messi memang masih menjadi motor utama permainan Argentina. Ia terus tampil produktif dengan mencetak sejumlah gol penting sejak fase grup hingga babak gugur. Bahkan sebelumnya, Messi telah memecahkan berbagai rekor, termasuk menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia serta mencatatkan gol dalam tujuh pertandingan Piala Dunia secara beruntun.

Perjalanan Argentina menuju final juga tidak mudah. Tim asuhan Lionel Scaloni harus melewati sejumlah lawan tangguh sebelum akhirnya memastikan tiket ke partai puncak. Pada semifinal, Argentina sukses menyingkirkan Inggris dengan skor tipis 2-1. Hasil tersebut memastikan duel menarik antara Argentina dan Spanyol dalam laga perebutan gelar juara dunia 2026.

Bagi Messi, final kali ini memiliki makna yang sangat besar. Selain berpeluang menyamai rekor Cafu, kemenangan juga akan membawa Argentina mempertahankan gelar juara dunia setelah sukses menjadi kampiun pada edisi 2022 di Qatar. Jika berhasil, Argentina akan mencatat sejarah sebagai salah satu negara yang mampu mempertahankan trofi Piala Dunia secara beruntun.

Di usia yang sudah menginjak 39 tahun, Messi masih menunjukkan kualitas yang luar biasa. Pengalaman, visi bermain, akurasi umpan, hingga kemampuan mencetak gol tetap menjadi senjata utama sang kapten. Tak heran apabila banyak pengamat menilai dirinya masih menjadi pemain paling berpengaruh di skuad Argentina.

Selain memburu rekor penampilan di final, Messi juga berpeluang menambah koleksi statistik individu lainnya apabila mampu mencetak gol atau assist dalam pertandingan melawan Spanyol. Setiap kontribusi yang ia berikan semakin mempertegas dominasinya dalam sejarah turnamen empat tahunan tersebut.

Meski demikian, Spanyol tentu bukan lawan yang mudah. Tim Matador tampil impresif sepanjang turnamen dengan permainan kolektif yang solid dan lini serang yang tajam. Final diprediksi berlangsung ketat karena kedua tim sama-sama memiliki kualitas untuk mengangkat trofi.

Apapun hasil pertandingan nanti, pencapaian Messi sudah menjadi bagian penting dalam sejarah sepak bola dunia. Namun apabila Argentina mampu keluar sebagai juara dan Messi menyamai rekor Cafu, maka warisan sang megabintang dipastikan akan semakin sulit ditandingi oleh generasi pemain berikutnya. Final Piala Dunia 2026 pun menjadi panggung yang sangat dinantikan untuk melihat apakah Lionel Messi kembali mampu mengukir sejarah baru.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/