Sering_Gatal_Setelah_Makan_Telur,_Mungkinkah_Alergi_
Bukan Sembarangan Waktu, Ini Saat yang Tepat Makan Telur Sesuai Tujuan Kesehatan

Jakarta – Telur menjadi salah satu makanan yang banyak dipilih untuk memenuhi kebutuhan protein sehari-hari. Selain mudah diolah, telur juga mengandung berbagai zat gizi penting sehingga kerap masuk dalam menu sarapan maupun makanan setelah berolahraga.

Namun, apakah ada waktu tertentu yang paling baik untuk makan telur?

Jawabannya ternyata bergantung pada tujuan masing-masing. Tidak ada satu waktu yang secara mutlak menjadi waktu terbaik untuk semua orang. Mengonsumsi telur pada pagi hari dapat memberikan manfaat berbeda dibandingkan jika telur disantap setelah berolahraga.

Telur untuk sarapan bisa membantu menjaga rasa kenyang

Pagi hari menjadi salah satu waktu yang cocok untuk mengonsumsi telur, terutama bagi orang yang ingin meningkatkan asupan protein sejak awal hari. Satu butir telur berukuran besar menyediakan sekitar 6 gram protein berkualitas tinggi dan berbagai nutrisi lainnya.

Kandungan protein tersebut dapat membantu memberikan rasa kenyang lebih lama. Karena itu, telur bisa menjadi pilihan bagi orang yang sering merasa lapar kembali dalam waktu singkat setelah sarapan.

Untuk menu yang lebih seimbang, telur dapat dipadukan dengan sayuran, buah, oatmeal atau roti gandum. Kombinasi tersebut memberikan protein sekaligus serat dan karbohidrat yang dibutuhkan tubuh.

Bagi yang ingin menurunkan berat badan

Telur juga dapat dimasukkan ke dalam pola makan untuk membantu mengontrol berat badan. Sarapan dengan makanan tinggi protein seperti telur dapat membantu mengurangi rasa lapar sehingga seseorang berpotensi mengonsumsi lebih sedikit makanan sepanjang hari.

Meski demikian, telur bukan makanan ajaib untuk menurunkan berat badan. Jumlah kalori keseluruhan, kualitas makanan, aktivitas fisik dan pola hidup tetap menjadi faktor yang lebih menentukan.

Setelah olahraga untuk mendukung pembentukan otot

Bagi orang yang rutin melakukan latihan kekuatan dan ingin membangun massa otot, telur dapat menjadi salah satu sumber protein setelah berolahraga. Protein menyediakan asam amino yang dibutuhkan tubuh untuk memperbaiki dan membangun jaringan otot.

Telur utuh juga mengandung nutrisi dari kuning telur. Karena itu, tidak selalu diperlukan untuk hanya mengonsumsi putih telur, kecuali seseorang memang memiliki alasan khusus untuk membatasi asupan tertentu.

Meski demikian, konsumsi telur tidak harus dilakukan tepat beberapa menit setelah latihan. Yang lebih penting adalah mencukupi kebutuhan protein harian dan membaginya secara konsisten dalam beberapa waktu makan.

Jadi, kapan waktu terbaik makan telur?

Jika tujuan utamanya adalah mendapatkan sarapan yang mengenyangkan dan meningkatkan asupan protein, pagi hari merupakan pilihan praktis. Sementara itu, bagi orang yang fokus pada pemulihan dan pembentukan otot, telur dapat menjadi bagian dari makanan setelah latihan.

Dengan kata lain, waktu terbaik makan telur bukan semata-mata ditentukan oleh jam, melainkan oleh kebutuhan dan pola makan setiap orang. Yang tidak kalah penting adalah memilih cara pengolahan yang aman dan menghindari konsumsi telur mentah karena adanya risiko kontaminasi bakteri.

Bagi orang dengan kondisi kesehatan tertentu, termasuk masalah kolesterol, pola konsumsi telur sebaiknya disesuaikan dengan kondisi masing-masing dan dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/