permintaan-melonjak-harga-daging-ayam-di-pasar-lambaro-tetap-stabil-habadaily-C8jyOfQSbF
Belanja ke Pasar Jakarta Makin Mahal, Harga Cabai dan Ayam Mulai Merangkak Naik

Jakarta – Harga sejumlah bahan pangan di Jakarta mulai menunjukkan kenaikan menjelang akhir Agustus 2026. Komoditas seperti cabai dan daging ayam menjadi perhatian karena kenaikannya mulai terasa di pasar tradisional dan berpotensi menambah pengeluaran masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari.

Pergerakan harga tersebut terjadi ketika harga pangan nasional juga mengalami perubahan. Berdasarkan data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional yang dikelola Bank Indonesia, Jumat (28/8/2026), beberapa komoditas pangan tercatat mengalami perubahan harga di tingkat pedagang eceran.

Harga Cabai Mulai Berubah

Cabai menjadi salah satu komoditas yang pergerakan harganya cukup menarik perhatian. Di tingkat nasional, PIHPS mencatat harga cabai rawit merah berada di angka Rp73.700 per kilogram pada Jumat pagi.

Angka tersebut lebih rendah dibandingkan sehari sebelumnya yang mencapai Rp81.800 per kilogram. Meski demikian, harga cabai masih berada pada level yang cukup tinggi dibandingkan beberapa pekan sebelumnya.

Pada 18 Agustus 2026, misalnya, harga cabai rawit merah berdasarkan data PIHPS masih berada di sekitar Rp66.350 per kilogram. Artinya, meskipun terjadi penurunan dalam satu hari terakhir, harga cabai rawit merah masih menunjukkan kenaikan jika dibandingkan posisi pertengahan bulan.

Selain cabai rawit merah, harga cabai merah besar tercatat Rp45.500 per kilogram. Sementara itu, cabai merah keriting berada di level Rp49.900 per kilogram dan cabai rawit hijau mencapai Rp53.550 per kilogram.

Harga Daging Ayam Ikut Jadi Sorotan

Daging ayam ras segar juga menjadi salah satu bahan pangan yang mengalami pergerakan harga. Pantauan harga di Jakarta menunjukkan komoditas tersebut telah menyentuh kisaran Rp38 ribu per kilogram di sejumlah pasar.

Sementara itu, data PIHPS nasional pada Jumat mencatat harga rata-rata daging ayam ras segar sebesar Rp41.000 per kilogram. Sehari sebelumnya, komoditas yang sama berada di level Rp39.150 per kilogram.

Perbedaan angka antara pantauan pasar dan rata-rata nasional dapat terjadi karena harga pangan berbeda-beda di setiap wilayah dan pasar. Faktor distribusi, pasokan, serta kondisi perdagangan di masing-masing daerah dapat memengaruhi harga yang dibayarkan konsumen.

Telur dan Bahan Pokok Lain

Selain cabai dan ayam, sejumlah kebutuhan pokok lainnya juga mengalami perubahan harga. PIHPS mencatat telur ayam ras berada di angka Rp28.350 per kilogram pada Jumat.

Harga bawang merah tercatat Rp36.700 per kilogram, sedangkan bawang putih berada di angka Rp38.800 per kilogram. Untuk beras, harga beras kualitas bawah I tercatat Rp14.850 per kilogram dan beras kualitas medium I berada di level Rp16.350 per kilogram.

Komoditas minyak goreng juga masih menjadi bagian penting dalam pengeluaran rumah tangga. Minyak goreng curah tercatat Rp20.600 per liter, sementara minyak goreng kemasan bermerek I berada di sekitar Rp24.650 per liter.

Harga Pangan Perlu Terus Dipantau

Pergerakan harga pangan menjelang akhir Agustus menjadi perhatian karena komoditas tersebut merupakan kebutuhan yang dibeli masyarakat secara rutin. Kenaikan pada beberapa bahan pokok dapat langsung memengaruhi biaya belanja rumah tangga maupun harga makanan yang dijual pedagang.

Data PIHPS menunjukkan harga pangan memang dapat berubah cukup cepat dari hari ke hari. Pada Kamis (27/8/2026), misalnya, harga cabai rawit merah masih tercatat Rp81.800 per kilogram sebelum turun menjadi Rp73.700 per kilogram pada Jumat.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kenaikan harga di pasar tidak selalu berlangsung satu arah. Harga dapat kembali turun ketika pasokan membaik, tetapi juga berpotensi meningkat apabila terjadi gangguan distribusi atau pasokan.

Bagi masyarakat Jakarta, perkembangan harga cabai, ayam, telur, dan kebutuhan pokok lainnya menjadi penting untuk diperhatikan. Konsumen dapat membandingkan harga di sejumlah pasar sebelum berbelanja, sementara pemerintah dan pihak terkait perlu memastikan kelancaran distribusi agar pasokan tetap tersedia.

Dengan harga pangan yang masih bergerak dinamis, masyarakat perlu bersiap menghadapi kemungkinan perubahan harga dalam beberapa hari ke depan. Cabai dan daging ayam menjadi dua komoditas yang patut diperhatikan karena cukup berpengaruh terhadap pengeluaran harian masyarakat.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/