OIP (19)
Jokowi Sambangi Kertanegara, Bertemu Prabowo di Tengah Sorotan Putusan MK

Jakarta – Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) menemui Presiden Prabowo Subianto di kediamannya di Jalan Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (6/10/2026) malam. Pertemuan kedua tokoh tersebut berlangsung tertutup dan menjadi perhatian publik karena bertepatan dengan agenda penting Mahkamah Konstitusi (MK).

Jokowi diketahui tiba di kediaman Prabowo sekitar pukul 19.00 WIB. Kawasan di sekitar rumah Prabowo dijaga ketat sehingga awak media tidak dapat memantau pertemuan dari jarak dekat.

Pertemuan tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 20.45 WIB. Setelah Jokowi meninggalkan lokasi, Prabowo kemudian keluar dari kediamannya sekitar pukul 20.49 WIB menggunakan kendaraan dinas.

Hingga kini, belum ada keterangan resmi mengenai materi pembicaraan Jokowi dan Prabowo dalam pertemuan tersebut. Karena berlangsung secara tertutup, publik belum mengetahui secara pasti apakah keduanya membahas persoalan politik tertentu, pemerintahan, maupun isu nasional lainnya.

Pertemuan tersebut menjadi semakin menarik karena berlangsung pada malam yang sama dengan pembacaan putusan MK mengenai perkara yang mempersoalkan syarat pendidikan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres 2024.

Dalam perkara tersebut, MK menyatakan permohonan para pemohon tidak dapat diterima. MK juga menyinggung persoalan dokumen pendidikan Gibran dan menyatakan tidak menemukan bukti yang meyakinkan bahwa Gibran memiliki ijazah, sertifikat, atau diploma dari luar negeri yang dapat menjadi dasar pendidikan setara SMA atau sederajat.

Meski waktunya berdekatan, belum ada konfirmasi bahwa pertemuan Jokowi dan Prabowo secara khusus membahas putusan MK mengenai Gibran. Oleh sebab itu, kaitan langsung antara kedua agenda tersebut masih sebatas spekulasi dan tidak dapat dipastikan.

Pertemuan Jokowi dan Prabowo juga menjadi perhatian karena hubungan politik keduanya terus menjadi sorotan sejak Pilpres 2024. Prabowo yang sebelumnya menjadi rival Jokowi dalam dua pemilihan presiden kemudian menjadi bagian dari pemerintahan Jokowi sebagai Menteri Pertahanan.

Hubungan tersebut berlanjut pada Pilpres 2024 ketika Prabowo berpasangan dengan Gibran, putra sulung Jokowi. Pasangan tersebut kemudian memenangkan pemilihan dan dilantik sebagai Presiden serta Wakil Presiden periode 2024-2029.

Sejumlah pengamat melihat pertemuan terbaru di Kertanegara sebagai momentum penting untuk membaca dinamika hubungan politik kedua tokoh. Peneliti politik BRIN Wasisto Raharjo Jati menilai pertemuan tersebut dapat menjadi salah satu cara untuk meredam spekulasi mengenai keretakan hubungan Jokowi dan Prabowo.

Menurut Wasisto, pertemuan tersebut tidak harus dikaitkan hanya dengan perkara Gibran di MK. Ada dinamika politik lain yang juga dapat menjadi latar belakang, termasuk perkembangan pemerintahan Prabowo setelah sejumlah perubahan atau reshuffle kabinet.

Ia menilai Jokowi masih berupaya menjaga komunikasi dengan Prabowo. Hal itu dinilai penting mengingat pemerintahan Prabowo-Gibran akan memasuki tahun kedua masa pemerintahan.

Dengan belum adanya keterangan mengenai isi pertemuan, publik masih harus menunggu penjelasan dari pihak Jokowi maupun Prabowo. Yang jelas, pertemuan tertutup di Kertanegara tersebut kembali memperlihatkan bahwa komunikasi antara dua tokoh yang pernah menjadi rival politik itu masih berlangsung.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/