Jakarta – Era kepemimpinan Tim Cook di Apple resmi berakhir setelah ia menghabiskan sekitar 15 tahun sebagai Chief Executive Officer (CEO) perusahaan teknologi raksasa asal Amerika Serikat tersebut.
Cook mengakhiri masa jabatannya pada Senin, 31 Agustus 2026. Mulai 1 September 2026, posisi CEO Apple resmi ditempati John Ternus, eksekutif yang sebelumnya menjabat sebagai Senior Vice President of Hardware Engineering. Sementara itu, Cook tidak benar-benar meninggalkan Apple. Ia akan melanjutkan kiprahnya sebagai Executive Chairman di jajaran direksi perusahaan.
Sebelum meninggalkan kursi CEO, Cook mengirimkan memo terakhir kepada seluruh karyawan Apple. Dalam pesannya, ia menyampaikan rasa terima kasih atas kesempatan memimpin perusahaan selama lebih dari satu dekade.
Cook menggambarkan kepemimpinannya di Apple sebagai sebuah kehormatan besar dalam perjalanan hidupnya. Ia juga menekankan bahwa berbagai pencapaian perusahaan bukanlah hasil kerja satu orang, melainkan buah kerja sama seluruh tim Apple.
Dalam memo tersebut, Cook memberikan apresiasi kepada para karyawan yang menurutnya telah menjaga nilai-nilai perusahaan sekaligus terus mendorong inovasi. Ia juga menegaskan bahwa budaya dan orang-orang di balik Apple merupakan bagian penting dari keberhasilan perusahaan hingga saat ini.
Meski meninggalkan posisi CEO, Cook memastikan bahwa perpindahannya bukan berarti perpisahan dengan Apple. Ia tetap akan berada di dalam perusahaan melalui peran barunya sebagai Executive Chairman.
Cook juga memberikan dukungan kepada John Ternus yang kini mengambil alih posisi CEO. Ia menyebut Ternus sebagai sosok yang memiliki kemampuan, pengalaman, dan semangat yang dibutuhkan untuk memimpin Apple memasuki babak berikutnya.
Pergantian pucuk pimpinan ini sekaligus menandai berakhirnya salah satu periode paling panjang dalam sejarah modern Apple. Cook mulai menjabat CEO pada 2011, menggantikan Steve Jobs yang saat itu mengundurkan diri karena kondisi kesehatannya.
Di bawah kepemimpinan Cook, Apple mengalami perubahan besar. Perusahaan tidak hanya mengandalkan penjualan perangkat keras, tetapi juga memperluas bisnis layanan dan membangun ekosistem produk yang semakin terintegrasi.
Apple juga memperkenalkan sejumlah produk dan kategori baru selama era Cook, termasuk Apple Watch dan Vision Pro. Pada saat yang sama, bisnis layanan seperti App Store, Apple Music, iCloud, dan layanan berlangganan lainnya berkembang menjadi bagian penting dari strategi perusahaan.
Kini, tantangan tersebut diwariskan kepada Ternus. Sebagai mantan kepala divisi rekayasa perangkat keras, Ternus memiliki pengalaman panjang dalam pengembangan produk Apple. Ia bergabung dengan Apple pada 2001 dan telah terlibat dalam berbagai pengembangan perangkat perusahaan.
Pergantian CEO ini juga terjadi ketika Apple menghadapi persaingan yang semakin ketat di bidang kecerdasan buatan. Perusahaan dituntut mempercepat pengembangan Apple Intelligence dan menghadirkan inovasi baru untuk menghadapi perusahaan teknologi lain yang lebih agresif dalam pengembangan AI.
Dengan Cook tetap berada di jajaran pimpinan sebagai Executive Chairman, transisi ini tidak sepenuhnya menjadi perpisahan. Namun, perpindahan kendali kepada Ternus menandai dimulainya babak baru bagi Apple setelah 15 tahun berada di bawah kepemimpinan Tim Cook.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























