Iphone,With,Apple,Icloud,Logo,On,The,Screen.,Rostov-on-don,,Russia
Biaya Langganan iCloud+ Resmi Naik di Indonesia, Ini Daftar Tarif Baru yang Perlu Diketahui Pengguna Apple

Jakarta – Apple resmi melakukan penyesuaian harga layanan penyimpanan cloud iCloud+ di Indonesia. Kebijakan ini mulai berlaku pada Juli 2026 dan memengaruhi hampir seluruh paket langganan berbayar. Satu-satunya paket yang tidak mengalami perubahan harga adalah kapasitas 50 GB, sementara paket lainnya mengalami kenaikan mulai dari Rp10.000 hingga Rp200.000 per bulan.

Kenaikan harga ini menjadi perhatian para pengguna perangkat Apple di Indonesia, terutama mereka yang mengandalkan iCloud+ untuk menyimpan foto, video, dokumen, hingga cadangan data iPhone, iPad, dan Mac. Bagi sebagian pengguna, layanan ini merupakan kebutuhan penting karena seluruh data dapat tersinkronisasi secara otomatis di berbagai perangkat Apple.

Berdasarkan daftar tarif terbaru, paket 50 GB tetap dibanderol Rp15.000 per bulan. Sementara itu, paket 200 GB naik dari Rp49.000 menjadi Rp59.000 per bulan. Paket 2 TB mengalami kenaikan dari Rp169.000 menjadi Rp199.000 per bulan. Untuk pengguna yang membutuhkan kapasitas lebih besar, paket 6 TB kini dipatok Rp599.000 per bulan dari sebelumnya Rp499.000, sedangkan paket 12 TB menjadi yang mengalami kenaikan terbesar, dari Rp999.000 menjadi Rp1.199.000 per bulan.

Meski terjadi penyesuaian harga, Apple tidak mengubah fitur yang ditawarkan dalam layanan iCloud+. Pelanggan tetap memperoleh berbagai fasilitas seperti penyimpanan cloud yang lebih besar, fitur Hide My Email, iCloud Private Relay di wilayah yang mendukung, Custom Email Domain, hingga dukungan berbagi penyimpanan dengan anggota keluarga melalui Family Sharing.

iCloud+ sendiri merupakan layanan berlangganan premium Apple yang dirancang untuk memberikan ruang penyimpanan lebih luas dibanding kapasitas gratis sebesar 5 GB. Dengan layanan ini, pengguna dapat mencadangkan data perangkat secara otomatis, menyimpan koleksi foto dan video beresolusi tinggi, serta mengakses file dari berbagai perangkat Apple menggunakan satu akun Apple ID.

Hingga kini Apple belum memberikan penjelasan resmi mengenai alasan kenaikan tarif di Indonesia. Namun, penyesuaian harga layanan digital biasanya dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti perubahan nilai tukar mata uang, kondisi ekonomi di masing-masing negara, kebijakan pajak digital, hingga penyesuaian harga secara global.

Bagi pengguna dengan kebutuhan penyimpanan standar, paket 50 GB yang tidak mengalami kenaikan masih menjadi pilihan paling ekonomis. Namun bagi pengguna yang sering merekam video beresolusi tinggi, menyimpan ribuan foto, atau menggunakan fitur backup otomatis di beberapa perangkat Apple sekaligus, paket 200 GB hingga 2 TB masih menjadi opsi yang paling banyak dipilih.

Pengguna yang saat ini telah berlangganan iCloud+ akan dikenakan tarif baru pada siklus penagihan berikutnya sesuai paket yang digunakan. Sementara bagi pelanggan baru, harga terbaru langsung berlaku ketika melakukan pendaftaran layanan melalui pengaturan Apple ID di perangkat mereka.

Kenaikan harga iCloud+ juga terjadi bersamaan dengan penyesuaian tarif beberapa layanan digital Apple lainnya di sejumlah negara. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan sedang melakukan pembaruan struktur harga untuk berbagai layanan berlangganannya di pasar global.

Bagi pengguna yang ingin menghemat biaya, Apple tetap menyediakan kapasitas penyimpanan gratis sebesar 5 GB. Namun, bagi pengguna aktif ekosistem Apple, peningkatan ke iCloud+ masih menjadi solusi praktis untuk menjaga keamanan data sekaligus memastikan seluruh file penting tetap tersinkronisasi dan dapat diakses kapan saja dari berbagai perangkat.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/