JAKARTA — Kabar yang ditunggu penggemar manga Gachiakuta akhirnya datang. Setelah menjalani hiatus selama lebih dari tiga bulan, manga karya Kei Urana tersebut dijadwalkan kembali terbit pada 11 November 2026. Pengumuman ini sekaligus mengakhiri ketidakpastian mengenai kelanjutan kisah Rudo dan perjuangannya menghadapi dunia yang penuh bahaya.
Informasi mengenai jadwal comeback tersebut diumumkan Kei Urana pada 15 Oktober 2026. Kabar ini menjadi angin segar bagi pembaca yang telah menunggu kelanjutan cerita sejak bab terakhir diterbitkan pada Agustus lalu.
Gachiakuta Hiatus untuk Kebutuhan Riset
Manga Gachiakuta sebelumnya memasuki masa hiatus setelah penerbitan edisi gabungan ke-36 dan ke-37 majalah Weekly Shonen Magazine pada 5 Agustus 2026. Saat itu, pihak penerbit menjelaskan bahwa jeda tersebut berkaitan dengan kebutuhan riset sang kreator.
Pada September 2026, tanggal kembalinya manga ini masih belum dipastikan. Kodansha menyampaikan bahwa informasi lanjutan akan diumumkan setelah jadwal penerbitan kembali ditentukan. Kini, pengumuman terbaru memberikan kepastian bagi para penggemar untuk menantikan bab berikutnya.
Jeda riset dalam penerbitan manga dapat menjadi bagian dari proses kreatif untuk mengembangkan cerita, membangun dunia fiksi, dan memperkuat detail yang dibutuhkan dalam alur berikutnya. Meski demikian, belum ada penjelasan terperinci mengenai materi riset yang dilakukan Kei Urana selama masa hiatus.
Kisah Rudo yang Membuat Gachiakuta Menarik
Gachiakuta merupakan manga yang ditulis dan diilustrasikan oleh Kei Urana, dengan desain grafiti oleh Hideyoshi Andou. Serial ini mulai diterbitkan melalui Weekly Shonen Magazine pada Februari 2022 di bawah naungan Kodansha.
Ceritanya berpusat pada Rudo, seorang pemuda yang hidup di kawasan kumuh sebuah kota terapung. Di dunia tersebut, masyarakat kelas atas membuang sampah ke jurang yang berada di bawah kota.
Kehidupan Rudo berubah drastis ketika ia dituduh melakukan pembunuhan yang tidak dilakukannya. Ia kemudian dibuang ke jurang bersama limbah yang dianggap tidak berguna oleh masyarakat di atas.
Di tempat itu, Rudo menghadapi lingkungan berbahaya dan makhluk mengerikan yang terbentuk dari sampah. Ia kemudian bertemu kelompok Cleaners, yang memiliki kemampuan untuk menghadapi ancaman tersebut. Perjalanan Rudo pun berkembang menjadi perjuangan untuk bertahan hidup sekaligus mencari kebenaran di balik nasib yang menimpanya.
Perpaduan aksi, misteri, kritik sosial, dan visual yang terinspirasi budaya jalanan menjadi daya tarik tersendiri bagi manga ini.
Popularitas Gachiakuta Meluas Lewat Adaptasi Anime
Popularitas Gachiakuta semakin meluas setelah diadaptasi menjadi serial anime. Musim pertamanya tayang pada Juli 2025 dan diproduksi oleh studio Bones Film. Adaptasi tersebut memperkenalkan dunia Rudo kepada penonton yang sebelumnya belum mengikuti versi manga.
Kesuksesan adaptasi ini juga membuat kelanjutan waralaba semakin dinantikan. Musim kedua anime telah diumumkan, meskipun jadwal penayangannya perlu merujuk pada pengumuman resmi terbaru.
Kembalinya manga pada November mendatang menjadi kesempatan bagi pembaca untuk melanjutkan kisah yang sempat tertunda. Namun, detail cerita dalam bab terbaru belum diungkap secara lengkap, sehingga penggemar masih harus menunggu publikasi resminya.
Dengan jadwal comeback yang telah diumumkan, perhatian kini tertuju pada kelanjutan perjalanan Rudo dan misteri yang menyelimuti dunia Gachiakuta.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























