JAKARTA – Aston Villa memasuki musim 2026/2027 dengan wajah yang berbeda. Klub asuhan Unai Emery itu melakukan perombakan besar pada skuad setelah sejumlah pemain penting meninggalkan Villa Park. Pergantian tersebut membuat Aston Villa harus membangun kembali kekuatan tim di tengah tuntutan untuk mempertahankan posisi mereka di papan atas Premier League.
Perubahan besar sudah terlihat sejak bursa transfer musim panas. Beberapa pemain yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam perjalanan Aston Villa dilepas, termasuk penyerang Ollie Watkins dan kiper Emiliano Martinez. Kepergian sejumlah pemain inti membuat Emery harus mencari komposisi baru agar tim tetap kompetitif.
Situasi tersebut menjadi tantangan tersendiri karena Aston Villa sebelumnya berhasil membangun reputasi sebagai salah satu klub Inggris yang konsisten bersaing untuk tiket kompetisi Eropa. Di bawah Emery, Villa berkembang menjadi tim yang mampu memberikan perlawanan kepada klub-klub besar dan bahkan meraih trofi Europa League musim lalu.
Namun, musim baru justru dimulai dengan hasil yang mengecewakan. Aston Villa kalah telak 0-4 dari Brighton & Hove Albion pada pertandingan pembuka Premier League 2026/2027. Kekalahan tersebut langsung memperlihatkan bahwa proses membangun kembali tim membutuhkan waktu.
Emery kemudian mencoba merespons dengan memasukkan sejumlah wajah baru ke dalam skuad. Salah satu nama yang menjadi perhatian adalah Nicolas Jackson, penyerang yang didatangkan dari Chelsea. Jackson bukan pemain asing bagi Emery karena keduanya pernah bekerja sama sebelumnya.
Villa juga memperkuat lini lainnya dengan mendatangkan sejumlah pemain pada hari-hari terakhir bursa transfer. Ibrahim Mbaye dari Paris Saint-Germain dan Taylor Harwood-Bellis dari Southampton menjadi dua nama yang bergabung menjelang penutupan jendela transfer. Kedatangan keduanya menambah jumlah rekrutan Villa pada musim panas menjadi sekitar 10 pemain.
Perombakan tersebut kemudian diuji ketika Aston Villa menghadapi Arsenal pada pekan kedua. Bermain di Villa Park, Villa kembali gagal meraih kemenangan setelah takluk 0-1. Gol tunggal Arsenal dicetak Bukayo Saka pada menit ke-59.
Hasil tersebut membuat Aston Villa masih tanpa poin dan belum mencetak gol dari dua pertandingan awal Premier League. Mereka berada di posisi bawah klasemen bersama beberapa tim lain yang juga belum meraih kemenangan.
Meski demikian, performa Villa saat menghadapi Arsenal menunjukkan tanda-tanda perbaikan dibandingkan pertandingan melawan Brighton. Mereka mampu memberikan perlawanan lebih kuat dan menciptakan sejumlah peluang. Salah satunya datang melalui Emi Buendia yang melepaskan tembakan dan mengenai mistar gawang.
Emery sendiri tetap optimistis dengan proyek pembangunan skuad barunya. Pelatih asal Spanyol tersebut harus menemukan keseimbangan antara pemain lama dan para rekrutan anyar dalam waktu singkat. Tantangannya semakin besar karena Aston Villa juga akan kembali tampil di kompetisi Eropa.
Dengan bursa transfer yang telah ditutup, perhatian kini beralih kepada bagaimana Emery mengintegrasikan para pemain baru. Villa tidak hanya dituntut segera mendapatkan kemenangan pertama, tetapi juga harus membuktikan bahwa perubahan besar yang dilakukan pada musim panas dapat menghasilkan tim yang tetap kompetitif.
Musim 2026/2027 akhirnya menjadi ujian penting bagi Aston Villa. Setelah kehilangan sejumlah pemain kunci dan mendatangkan banyak wajah baru, Emery kini memiliki pekerjaan besar untuk menghidupkan kembali mesin Villa sebelum tekanan semakin meningkat.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























