Jakarta – Manchester City mulai mengambil langkah antisipasi jika harus kehilangan Rodri pada bursa transfer musim panas 2026. Klub asal Inggris tersebut dikabarkan semakin serius mendekati gelandang muda Lille, Ayyoub Bouaddi, yang diproyeksikan menjadi bagian penting dari regenerasi lini tengah The Citizens.
Bouaddi menjadi salah satu nama yang mencuat dalam rencana transfer Manchester City. Gelandang berusia 18 tahun itu dinilai memiliki potensi besar dan dianggap sebagai investasi jangka panjang untuk memperkuat lini tengah klub. Manchester City bahkan disebut telah mencapai kesepakatan personal dengan sang pemain, meski negosiasi dengan Lille masih harus diselesaikan.
Nilai transfer Bouaddi juga tidak kecil. Lille dikabarkan memasang harga sekitar 85 juta poundsterling atau lebih dari Rp1,7 triliun. Angka tersebut menunjukkan betapa tingginya penilaian terhadap kemampuan gelandang muda tersebut, meski usianya masih sangat belia.
Manchester City diyakini melihat Bouaddi sebagai pemain yang bisa menjadi bagian dari proyek jangka panjang klub. Kehadirannya dipersiapkan untuk membantu mengisi ruang yang berpotensi ditinggalkan Rodri, salah satu pemain paling penting dalam struktur permainan City dalam beberapa musim terakhir.
Situasi Rodri sendiri tengah menjadi perhatian. Gelandang asal Spanyol tersebut memasuki periode penting dalam kariernya setelah sejumlah klub besar menunjukkan ketertarikan. Barcelona menjadi salah satu klub yang paling serius mengejar tanda tangannya. Manchester City bahkan telah menolak tawaran awal Barcelona untuk Rodri.
Rodri masih memiliki kontrak bersama Manchester City hingga Juni 2027. Namun, ketertarikan dari klub-klub besar membuat masa depannya di Etihad Stadium menjadi tanda tanya. Barcelona disebut terus berupaya mencari cara untuk memenuhi tuntutan harga yang ditetapkan Manchester City.
Kondisi tersebut membuat Manchester City tidak ingin menunggu terlalu lama. Klub besutan Enzo Maresca itu mulai mempersiapkan skenario apabila Rodri benar-benar meninggalkan Inggris. Bouaddi pun menjadi salah satu target utama yang dipandang cocok untuk proyek tersebut.
Bouaddi sendiri merupakan pemain muda yang menarik perhatian sejak tampil bersama Lille. Kemampuannya bermain di lini tengah membuatnya dianggap memiliki profil yang sesuai dengan kebutuhan Manchester City. Ia juga memiliki latar belakang Maroko dan Prancis, sehingga kerap dikaitkan dengan sepak bola Maroko dalam pemberitaan mengenai dirinya.
Jika transfer tersebut berhasil diselesaikan, Bouaddi akan bergabung dengan skuad Manchester City pada usia yang sangat muda. Tantangan besar tentu menantinya karena ia harus beradaptasi dengan tuntutan Premier League sekaligus ekspektasi tinggi di klub yang bersaing untuk berbagai gelar.
Menariknya, Manchester City juga sebelumnya telah melakukan sejumlah perubahan di lini tengah. Elliot Anderson didatangkan dari Nottingham Forest dengan nilai transfer sekitar 116 juta poundsterling, sehingga rencana mendatangkan Bouaddi menunjukkan bahwa City sedang melakukan perombakan besar pada sektor tersebut.
Bagi Manchester City, kehilangan Rodri tentu bukan perkara sederhana. Pemain tersebut memiliki peran besar dalam menjaga keseimbangan permainan tim. Karena itu, keputusan mendatangkan pemain muda seperti Bouaddi bukan sekadar transfer biasa, tetapi bagian dari strategi klub untuk menjaga kualitas lini tengah dalam jangka panjang.
Jika kesepakatan dengan Lille benar-benar tercapai, Ayyoub Bouaddi akan menjadi salah satu transfer terbesar Manchester City pada musim panas 2026. Sementara itu, saga transfer Rodri masih terus bergulir dan masa depannya dapat menjadi faktor penting dalam menentukan seberapa cepat Bouaddi akan mendapatkan peran besar di Etihad Stadium.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























