Jakarta – Jakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Dalam laporan World’s Best Cities 2026 yang dirilis oleh Resonance Consultancy, ibu kota Indonesia berhasil masuk ke dalam daftar 60 kota terbaik dunia dan menempati posisi ke-53. Pencapaian ini membuat Jakarta unggul atas sejumlah kota besar dunia seperti Washington DC, Houston, Boston, hingga Las Vegas.
Laporan tahunan tersebut menilai berbagai kota di dunia berdasarkan sejumlah indikator penting yang mencakup kualitas hidup masyarakat, daya tarik wisata, perkembangan ekonomi, hingga persepsi global terhadap kota tersebut. Penilaian dilakukan melalui kombinasi data statistik, aktivitas digital, dan survei internasional yang melibatkan ribuan responden dari berbagai negara.
Keberhasilan Jakarta menempati posisi ke-53 menjadi sinyal positif bahwa kota ini semakin diperhitungkan sebagai salah satu pusat urban terbesar di Asia. Dalam daftar tersebut, Jakarta berada tepat di bawah Guangzhou dan unggul dari Delhi, Washington DC, Houston, serta Auckland.
Resonance Consultancy menggunakan tiga pilar utama dalam proses pemeringkatan, yaitu Livability (kenyamanan hidup), Lovability (daya tarik kota), dan Prosperity (kemakmuran ekonomi). Ketiga aspek tersebut menjadi dasar untuk mengukur kualitas sebuah kota sebagai tempat tinggal, bekerja, berinvestasi, maupun berwisata.
Di kawasan Asia Tenggara, Jakarta memang masih berada di bawah Singapura yang menempati peringkat keenam dunia, Bangkok di posisi ke-22, dan Kuala Lumpur di urutan ke-50. Namun demikian, pencapaian Jakarta menunjukkan perkembangan yang signifikan dibanding beberapa tahun sebelumnya. Kota ini semakin dikenal sebagai pusat ekonomi, bisnis, budaya, dan hiburan yang mampu menarik perhatian wisatawan serta investor dari berbagai negara.
Berbagai proyek pembangunan infrastruktur turut berkontribusi terhadap meningkatnya citra Jakarta di mata dunia. Pengembangan jaringan MRT, LRT, integrasi transportasi publik, revitalisasi kawasan Kota Tua, hingga peningkatan ruang publik dinilai menjadi faktor yang memperkuat daya saing kota ini. Selain itu, pertumbuhan sektor ekonomi kreatif dan industri pariwisata juga menjadi nilai tambah yang mendukung posisi Jakarta dalam pemeringkatan global.
Meski demikian, Jakarta masih menghadapi sejumlah tantangan yang perlu diselesaikan. Kemacetan lalu lintas, polusi udara, banjir, serta pengelolaan tata ruang menjadi pekerjaan rumah yang harus terus dibenahi agar mampu bersaing dengan kota-kota global lainnya. Para analis menilai bahwa peningkatan kualitas lingkungan dan pelayanan publik akan menjadi kunci bagi Jakarta untuk naik peringkat pada tahun-tahun mendatang.
Dalam daftar World’s Best Cities 2026, posisi teratas masih ditempati oleh London, disusul New York dan Paris. Sementara itu, Singapura menjadi kota dengan peringkat tertinggi di Asia Tenggara. Kehadiran Jakarta dalam daftar bergengsi tersebut menunjukkan bahwa ibu kota Indonesia semakin mendapat pengakuan dunia sebagai kota metropolitan yang berkembang pesat dan memiliki potensi besar di masa depan.
Dengan berbagai proyek pembangunan yang masih berjalan dan transformasi menuju kota global, Jakarta memiliki peluang besar untuk terus memperbaiki posisinya. Jika tren positif ini berlanjut, bukan tidak mungkin Jakarta akan menembus jajaran 50 besar kota terbaik dunia dalam beberapa tahun mendatang.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























