WhatsApp Image 2026-03-03 at 11.19.56
Manuver Mengejutkan Insanul Fahmi: Usai Damai dengan Inara Rusli, Kini "Todong" Kapolri demi Selamatkan Rumah Tangga

JAKARTA – Babak baru perselisihan hukum yang menyeret nama pebisnis Insanul Fahmi dan selebritas Inara Rusli akhirnya menemui titik terang. Setelah melalui proses yang cukup panjang dan menguras energi, laporan polisi yang dilayangkan Inara Rusli resmi dihentikan melalui mekanisme restorative justice.

Pada Senin (2/3/2026), Insanul Fahmi menyambangi Ditreskrimum Polda Metro Jaya untuk menandatangani dokumen Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3). Dengan turunnya surat ini, status hukum Insanul terkait tuduhan penipuan yang sebelumnya dilaporkan oleh mantan istri Virgoun tersebut dinyatakan clear dan selesai.

Namun, drama tidak berhenti di situ. Di balik kelegaan atas selesainya konflik dengan Inara, Insanul Fahmi justru tengah menyiapkan langkah hukum yang lebih besar. Ia diketahui telah mengirimkan surat resmi kepada Kapolri, Kapolda Metro Jaya, hingga Mahkamah Agung.

Langkah berani ini diambil Insanul bukan tanpa alasan. Ia memohon penundaan proses hukum atas laporan dugaan perzinaan yang dilayangkan oleh istri sahnya, Wardatina Mawa. Insanul menegaskan bahwa motivasi utamanya bukanlah untuk lari dari tanggung jawab, melainkan demi menyelamatkan keutuhan rumah tangga yang telah dibina selama tujuh tahun.

“Saya memohon dengan kesungguhan hati kepada Bapak Kapolri dan jajaran agar diberikan ruang untuk mediasi. Fokus saya saat ini adalah bagaimana mempertahankan pernikahan ini demi masa depan anak kami,” ungkap Insanul Fahmi di Jakarta.

Ia mengaku bahwa keberhasilan berdamai dengan Inara Rusli memberikan harapan baru. Menariknya, Inara yang sebelumnya berada di kubu lawan, kini justru dikabarkan mendukung langkah Insanul untuk memperbaiki hubungannya dengan Mawa.

Keputusan Inara Rusli mencabut laporan terhadap suami sirinya tersebut sempat memicu spekulasi publik. Kuasa hukum Inara, Lechumanan, menyebutkan bahwa kliennya memilih jalan damai karena pertimbangan hati dan empati.

“Ini membuktikan bahwa klien saya memiliki kebesaran hati. Ia ingin masalah ini selesai secara kekeluargaan agar tidak ada lagi pihak yang merasa dirugikan secara mental, terutama anak-anak yang terlibat,” ujar Lechumanan.

Meskipun laporan Inara sudah berakhir, tantangan terbesar Insanul Fahmi saat ini adalah meluluhkan hati Wardatina Mawa yang kabarnya tetap bersikeras untuk melanjutkan gugatan cerai di Pengadilan Agama Medan.

Insanul Fahmi berharap pihak kepolisian dapat mengedepankan sisi humanis dalam menangani perkara rumah tangga ini. Baginya, hukuman penjara bukanlah solusi terbaik bagi konflik yang bersifat personal.

“Ketakutan terbesar saya bukan pada jeruji besi, tapi jika rumah tangga saya harus hancur berantakan. Saya ingin berdiskusi empat mata dengan istri saya tanpa adanya intervensi dari pihak luar yang memperkeruh suasana,” pungkasnya.

Kini, publik menunggu apakah surat permohonan perlindungan hukum yang diajukan Insanul akan dikabulkan oleh pihak kepolisian, ataukah badai rumah tangganya akan tetap berujung di meja hijau. Satu yang pasti, perdamaiannya dengan Inara Rusli menjadi modal penting bagi Insanul untuk menata kembali hidupnya yang sempat porak-poranda akibat konflik hukum yang tumpang tindih.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/