id12689_WhatsApp Image 2026-01-19 at 09.09.07
Momentum Hari Desa 2026: Plt. Bupati Bekasi Ajak Seluruh Elemen Bangun Desa yang Maju, Mandiri, dan Tangguh

KABUPATEN BEKASI – Dalam rangka memperingati Hari Desa Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Bekasi menegaskan komitmennya untuk memperkuat fondasi pembangunan dari tingkat akar rumput. Plt. Bupati Bekasi dalam sambutannya mengajak seluruh jajaran perangkat desa dan masyarakat untuk bahu-membahu menciptakan desa yang tidak hanya maju secara fisik, tetapi juga tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.

Peringatan yang digelar di wilayah Kabupaten Bekasi ini menjadi refleksi penting atas perjalanan panjang transformasi desa di Indonesia, khususnya dalam mengoptimalkan potensi lokal demi kesejahteraan warga.

Membangun Kemandirian Ekonomi Desa

Salah satu poin utama yang ditekankan dalam momentum Hari Desa 2026 ini adalah akselerasi kemandirian ekonomi. Plt. Bupati Bekasi menyoroti pentingnya peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dalam mengelola kekayaan alam dan produk unggulan di setiap wilayah Kabupaten Bekasi.

“Desa adalah ujung tombak pembangunan nasional. Di tahun 2026 ini, kita harus fokus menjadikan desa di Kabupaten Bekasi sebagai pusat inovasi dan ekonomi kreatif yang mampu berdiri di atas kaki sendiri,” tegas Plt. Bupati dalam acara tersebut.

Transformasi Menuju Desa Digital dan Inovatif

Di tengah era digitalisasi, pemerintah daerah mendorong agar seluruh desa di Kabupaten Bekasi mulai mengadopsi teknologi dalam pelayanan publik. Desa Digital bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan transparansi.

Beberapa pilar pembangunan desa yang dicanangkan meliputi:

  • Penguatan Infrastruktur Desa: Perbaikan jalan lingkungan dan fasilitas umum guna mendukung konektivitas ekonomi.

  • Digitalisasi Pelayanan: Penggunaan aplikasi desa untuk mempermudah warga dalam mengurus administrasi kependudukan.

  • Peningkatan SDM: Pelatihan bagi aparatur desa agar lebih profesional dan inovatif dalam mengelola anggaran desa.

Ketangguhan Sosial dan Penanganan Stunting

Selain pembangunan fisik, aspek sosial juga menjadi sorotan. Plt. Bupati Bekasi mengajak seluruh Kepala Desa untuk lebih proaktif dalam menangani isu-isu sosial seperti kemiskinan ekstrem dan percepatan penurunan angka stunting di wilayah masing-masing.

Ketangguhan desa di Kabupaten Bekasi diukur dari kemampuan warganya dalam saling menjaga dan meningkatkan kualitas hidup secara kolektif. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, perangkat desa, dan tokoh masyarakat, visi Kabupaten Bekasi untuk memiliki desa-desa percontohan di tingkat nasional optimis dapat terwujud.