Jakarta – Andrew Garfield mengungkap cerita menarik dari awal perjalanan kariernya di Hollywood. Aktor yang dikenal lewat perannya sebagai Spider-Man itu ternyata pernah dibuat menunggu hingga empat jam oleh seorang legenda perfilman saat menjalani syuting film pertamanya.
Kisah tersebut terjadi ketika Garfield membintangi Lions for Lambs pada 2007. Film drama politik tersebut mempertemukannya dengan sejumlah nama besar Hollywood, termasuk Robert Redford, Meryl Streep, dan Tom Cruise. Redford tidak hanya berperan dalam film tersebut, tetapi juga bertindak sebagai sutradara.
Garfield mengenang pengalaman itu ketika menjadi bintang tamu dalam podcast Good Hang with Amy Poehler. Saat itu, ia membicarakan kembali bagaimana gugupnya ketika pertama kali mendapatkan kesempatan bermain dalam sebuah film layar lebar.
Ketika bergabung dalam proyek tersebut, Garfield masih berusia sekitar 23 tahun dan baru keluar dari sekolah seni peran. Ia merasa tertekan sekaligus tidak percaya diri karena harus berhadapan langsung dengan aktor sekaliber Robert Redford.
Namun, suasana berubah ketika Redford ternyata datang terlambat ke lokasi syuting.
Garfield mengaku awalnya sangat gugup. Akan tetapi, setelah menunggu begitu lama, rasa tegang tersebut perlahan berubah menjadi rasa kesal. Kondisi itu justru membuatnya lebih santai ketika akhirnya bertemu dengan Redford.
Menurut Garfield, keterlambatan tersebut memang merupakan salah satu kebiasaan Redford. Ia menggambarkan sang legenda Hollywood sebagai sosok yang sangat santai dan seolah memiliki waktu sendiri.
Redford bahkan datang dengan penampilan yang tetap terlihat muda. Garfield mengenang gaya berpakaian aktor tersebut yang menggunakan denim ganda, sehingga semakin memperlihatkan karakter santainya di lokasi syuting.
Meski sempat dibuat menunggu, Garfield tidak menyimpan kesan buruk terhadap Redford. Justru sebaliknya, pengalaman tersebut membuatnya merasa lebih nyaman menjalani film pertamanya.
Redford juga disebut memperlakukan Garfield dengan sangat terbuka. Sebagai sutradara sekaligus lawan main, Redford bahkan meminta pendapat Garfield mengenai adegan yang baru saja mereka rekam.
Bagi Garfield, perlakuan tersebut cukup mengejutkan. Ia masih merupakan aktor baru, tetapi Redford tidak membuatnya merasa berada di bawah tekanan atau dianggap sebagai pemain junior.
Garfield mengatakan Redford membuatnya merasa seperti berada di lokasi syuting miliknya sendiri. Sang legenda juga memperlakukannya sebagai rekan yang setara dan memahami bahwa proyek tersebut merupakan film pertama Garfield.
Pengalaman bersama Redford akhirnya menjadi salah satu kenangan penting dalam perjalanan karier Garfield. Setelah Lions for Lambs, namanya semakin dikenal melalui berbagai film, termasuk The Social Network, Hacksaw Ridge, Tick, Tick… Boom! dan seri The Amazing Spider-Man.
Sementara itu, Robert Redford meninggal dunia pada September 2025 dalam usia 89 tahun. Meski telah tiada, cerita dari para aktor yang pernah bekerja dengannya terus menghidupkan kembali sosok Redford sebagai salah satu figur penting dalam sejarah Hollywood.
Kisah Andrew Garfield tersebut menunjukkan bahwa pengalaman yang awalnya terasa menjengkelkan justru bisa berubah menjadi kenangan berharga. Bagi Garfield, keterlambatan Redford selama berjam-jam ternyata membantu menghilangkan rasa gugup ketika memulai langkah pertamanya di dunia perfilman Hollywood.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























