Jakarta – Kepolisian Republik Indonesia kembali membuka rekrutmen anggota Polri tahun 2026 untuk jalur Akademi Kepolisian (Akpol), Bintara, hingga Tamtama. Pendaftaran ini menjadi kesempatan besar bagi generasi muda Indonesia yang bercita-cita berkarier di institusi kepolisian. Proses seleksi dilakukan secara transparan, akuntabel, dan bebas biaya.
Pendaftaran online telah dibuka melalui situs resmi penerimaan Polri dan menjadi tahap awal yang wajib dilakukan seluruh calon peserta. Setelah registrasi daring, peserta akan mengikuti rangkaian verifikasi serta seleksi berjenjang yang berlangsung hingga pertengahan tahun 2026.
Berdasarkan jadwal resmi penerimaan Polri, proses pendaftaran online dan verifikasi berlangsung mulai 9 Maret hingga 30 Maret 2026. Setelah itu peserta akan memasuki tahap penandatanganan pakta integritas serta pemeriksaan administrasi awal pada akhir Maret hingga awal April. Tahapan seleksi kemudian berlanjut dengan tes kesehatan pertama, psikologi berbasis komputer (CAT), hingga uji akademik yang digelar pada April hingga Mei 2026.
Tahap berikutnya mencakup pemeriksaan EKG, tes jasmani dan antropometri, serta sidang menuju pemeriksaan kesehatan tahap dua pada awal Juni. Peserta yang lolos akan menjalani pemeriksaan kesehatan lanjutan, tes mental kepribadian dan psikologi tahap dua, hingga pemeriksaan administrasi akhir pada pertengahan Juni. Seluruh rangkaian seleksi tingkat daerah dijadwalkan berakhir dengan sidang akhir pada 26 Juni 2026, sebelum peserta mengikuti seleksi tingkat pusat pada Juli 2026.
Selain memahami jadwal, calon peserta juga wajib memperhatikan persyaratan umum. Secara umum, pelamar harus merupakan warga negara Indonesia, beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta memiliki integritas moral yang baik. Peserta juga harus bebas dari catatan kriminal, sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari instansi pemerintah maupun swasta.
Untuk jalur Akpol, persyaratan pendidikan minimal adalah lulusan SMA/sederajat dengan batas usia tertentu sesuai ketentuan Polri. Sementara jalur Bintara memiliki beberapa bidang keahlian yang dapat dipilih, termasuk Bintara Polisi Tugas Umum, Brimob, Polair, hingga bidang teknologi informasi dan kesehatan. Jalur Tamtama biasanya diperuntukkan bagi lulusan SMA/sederajat dengan kriteria fisik tertentu yang disesuaikan kebutuhan Polri.
Seleksi dilakukan secara ketat karena Polri menargetkan kandidat yang tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga fisik, mental, serta integritas tinggi. Sistem Computer Assisted Test (CAT) digunakan dalam beberapa tahapan untuk menjamin objektivitas penilaian. Transparansi proses juga diperkuat dengan pengawasan internal dan eksternal agar rekrutmen berlangsung bersih dari praktik kecurangan.
Polri mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan proses rekrutmen. Seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya, sehingga peserta diminta hanya mengikuti informasi resmi dari kanal penerimaan Polri.
Dengan pembukaan rekrutmen ini, Polri berharap dapat menjaring putra-putri terbaik bangsa yang siap mengabdi kepada masyarakat dan negara. Bagi calon peserta, persiapan fisik, mental, serta kelengkapan dokumen menjadi kunci utama untuk menghadapi seleksi yang kompetitif.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/






















