1765426152-1280x720
Aksi Nekat Berujung Bonyok: Begal Taksi Online di Bekasi Gagal Total, Pelaku Babak Belur Diamuk Warga

BEKASI – Nasib apes menimpa seorang pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan (curas) di Bekasi. Niat hati ingin menggasak satu unit mobil taksi online, pelaku justru berakhir tragis dengan wajah babak belur usai menjadi sasaran amuk massa.

Insiden menegangkan ini terjadi pada Jumat (12/12/2025), menghebohkan warga sekitar yang mendengar teriakan minta tolong dari sang sopir di tengah jalan.

Modus Klasik: Pura-pura Jadi Penumpang

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi kejadian, peristiwa bermula dari orderan taksi online seperti biasa. Pelaku diduga berpura-pura menjadi penumpang. Namun, di tengah perjalanan saat situasi dirasa sepi, pelaku mulai melancarkan aksinya dengan mencoba mengancam korban (sopir) dan mengambil alih kemudi secara paksa.

Korban yang menyadari nyawanya terancam tidak tinggal diam. Ia melakukan perlawanan sengit di dalam kabin mobil sambil membunyikan klakson panjang dan berteriak “Maling!” sekeras-kerasnya untuk memancing perhatian.

Terkepung Warga, ‘Salam Olahraga’ Melayang

Teriakan korban dan manuver mobil yang tidak wajar memancing reaksi warga sekitar dan pengendara lain yang melintas. Dalam hitungan detik, mobil tersebut dikepung massa.

Pelaku yang panik berusaha melarikan diri keluar dari mobil, namun terlambat. Warga yang sudah geram dengan maraknya aksi begal di wilayah Bekasi langsung menangkap pelaku. Tanpa dikomando, “salam olahraga” alias bogem mentah pun mendarat bertubi-tubi ke tubuh pelaku hingga ia tersungkur tak berdaya.

“Warga sudah emosi, Mas. Begitu ketangkap, langsung dihajar. Untung polisi cepat datang, kalau nggak bisa lewat (tewas) itu pelaku,” ujar salah satu warga di lokasi.

Polisi Evakuasi Pelaku yang Bonyok

Aparat kepolisian dari sektor setempat yang sedang berpatroli segera merespons keradamaian tersebut. Polisi harus bekerja keras meredam emosi warga untuk mengevakuasi pelaku yang sudah dalam kondisi babak belur dan berdarah-darah.

Pelaku kemudian digelandang ke Mapolsek untuk diproses hukum, sekaligus mendapatkan perawatan medis akibat luka-luka yang dideritanya. Sementara itu, korban (sopir taksi online) yang masih syok dimintai keterangan sebagai saksi korban.

Polisi mengimbau para mitra pengemudi taksi online untuk selalu waspada, terutama saat mengambil orderan di jam-jam rawan atau rute yang sepi, serta melengkapi kendaraan dengan panic button atau sekat pelindung.


Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/