Cilegon – Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon melalui BPBD Kota Cilegon bergerak cepat menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban bencana banjir bandang dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera. Donasi tersebut berisi 1,940 kilogram beras, plus kebutuhan bayi dan logistik penting lainnya — bagian dari solidaritas warga Cilegon.
Bantuan dikirim menggunakan enam truk dan satu bus, sebagai hasil penggalangan dari masyarakat, instansi, dan elemen lokal lain di Cilegon. Bahkan, ada warga dari luar Cilegon yang ikut berdonasi setelah melihat seruan di media sosial.
Di antara barang yang dibawa: beras, mi instan (210 dus), air mineral kemasan, perlengkapan bayi, kasur, perlengkapan mandi, makanan siap saji, serta kebutuhan mendesak lainnya.
Menurut Kepala BPBD Kota Cilegon, Suhendi, pendistribusian bantuan dilakukan secara sigap, dan mereka juga mengirim personel untuk membantu bongkar muat ketika bantuan tiba di titik transit seperti Jakarta sebelum diteruskan ke lokasi terdampak.
Tak hanya itu, instansi kemanusiaan setempat, yaitu BAZNAS Kota Cilegon, turut ambil bagian dalam proses penggalangan serta penyaluran donasi — memastikan bahwa bantuan terkumpul dan akan disalurkan secara amanah ke korban bencana.
Langkah ini hadir di tengah gempa solidaritas dari berbagai pihak di Indonesia — termasuk penyaluran bantuan dari lembaga lain dan pemerintah pusat. Sebagai contoh, Perum Bulog diketahui telah menyiapkan pengiriman beras dalam jumlah besar untuk korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Kolaborasi semacam ini mencerminkan rasa empati dan tanggung jawab sosial antar daerah — menunjukkan bahwa meskipun jauh, banyak daerah menaruh perhatian dan kepedulian terhadap saudara-saudara kita di Sumatera yang sedang menghadapi bencana.
Pemkot Cilegon juga menyampaikan bahwa meskipun sebagian bantuan sudah dikirim, masih ada tambahan donasi yang belum terangkut. Mereka berjanji akan terus menyalurkan bantuan melalui jalur resmi, termasuk bekerja sama dengan lembaga lain seperti PMI.
Dengan gerakan nyata ini, semangat gotong royong dan solidaritas sosial diaplikasikan bukan hanya sebagai slogan — tapi sebagai aksi konkret: membantu korban bencana agar mereka bisa melalui masa sulit dengan sedikit lebih ringan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

























