Kedatangan-Presiden-Prabowo-di-Sekolah-Rakyat-Menengah-Atas-SRMA-Margaguna-di-Jakarta-Selatan-heic-1757653394694-1
Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat & Terima Novel Karya Siswa: Langkah Besar Pendidikan Inklusif

Jakarta – Presiden Prabowo Subianto hari ini secara resmi meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia. Program ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu, sekaligus menghadirkan pendidikan yang inklusif dan berkualitas.

Peresmian dilakukan secara simbolis di Sekolah Rakyat Terpadu (SRT) 9 Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Senin (12/1/2026). Acara ini dirangkai dengan serangkaian kegiatan menarik, mulai dari sambutan para siswa, penyerahan karya hingga peninjauan langsung fasilitas sekolah oleh Presiden.

Dalam kesempatan tersebut, sejumlah siswa menyerahkan secara langsung novel hasil karya mereka sendiri kepada Presiden Prabowo. Momen ini menjadi bagian dari rangkaian acara yang menampilkan talenta serta ekspresi kreativitas peserta didik dari berbagai daerah di Indonesia.

Menteri Sosial, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), yang turut hadir menyampaikan laporan kepada Presiden bahwa gagasan Sekolah Rakyat merupakan visi langsung dari Prabowo untuk memperluas akses pendidikan bagi kelompok masyarakat rentan dan kurang beruntung. Sebanyak hampir 15.945 siswa telah terdaftar di sekolah-sekolah ini sejak tahap awal program dimulai pada 2025.

“Program Sekolah Rakyat ini dirancang tak hanya untuk memberikan pendidikan formal, tetapi juga membentuk karakter, keterampilan hidup, dan peluang masa depan bagi siswa,” ujar Gus Ipul di sela-sela acara.

Sebaran Sekolah Rakyat di Tanah Air

Menurut data resmi, 166 Sekolah Rakyat yang diresmikan tersebar di 34 Provinsi Indonesia. Sebagian besar sekolah telah aktif beroperasi sejak tahun lalu, dengan rincian lokasi sebagai berikut:

  • Jawa: 70 titik

  • Sumatera: 35 titik

  • Sulawesi: 28 titik

  • Kalimantan: 13 titik

  • Maluku: 7 titik

  • Bali & Nusa Tenggara: 7 titik

  • Papua: 6 titik

Selain itu, pemerintah juga memulai groundbreaking 104 Sekolah Rakyat permanen di berbagai wilayah dengan target total mencapai 200 titik sekolah pada 2027.

Inspeksi Fasilitas & Pembelajaran

Pada kunjungan ke SRT 9 Banjarbaru, Presiden Prabowo tak sekadar membuka program secara simbolis, tetapi juga meninjau fasilitas pendidikan secara langsung. Ia melihat kelas, perpustakaan, laboratorium, hingga asrama siswa. Dalam ruang kelas, Prabowo berdialog dengan guru dan siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar mengajar.

“Saya ingin memastikan anak-anak belajar dengan baik dan nyaman,” katanya saat meninjau ruang kelas.

Presiden bahkan sempat duduk bersama siswa dan orang tua untuk menyaksikan pertunjukan musik tradisional yang menjadi bagian dari sambutan siswa terhadap kedatangannya.

Program Sekolah Rakyat ini bukan sekadar membuka sekolah secara fisik, tetapi juga membentuk masa depan generasi muda melalui pembelajaran holistik. Selain kurikulum formal, sekolah juga memberikan penekanan pada keterampilan hidup, pembiasaan budaya baca, dan pengembangan kreativitas, seperti tercermin dari penyerahan novel karya siswa.

Presiden Prabowo berharap program ini bisa terus berkembang dan menjadi pondasi kuat bagi persamaan kesempatan pendidikan di seluruh Indonesia — dari Aceh hingga Papua.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/