Jakarta – Kebiasaan bermain game dalam waktu lama ternyata tidak hanya berdampak pada kesehatan mata dan postur tubuh, tetapi juga meningkatkan risiko gangguan kesehatan serius, salah satunya wasir atau hemoroid. Para ahli kesehatan mengingatkan bahwa gamer termasuk kelompok yang rentan mengalami kondisi ini akibat pola duduk berkepanjangan.
Wasir merupakan kondisi ketika pembuluh darah di area anus dan rektum bagian bawah mengalami pembengkakan. Kondisi ini sering menimbulkan rasa nyeri, gatal, hingga pendarahan. Dalam beberapa kasus, wasir dapat mengganggu aktivitas sehari-hari dan membutuhkan penanganan medis.
Salah satu faktor utama yang meningkatkan risiko wasir adalah kebiasaan duduk terlalu lama. Aktivitas gaming, yang sering dilakukan selama berjam-jam tanpa jeda, dinilai memperbesar tekanan pada pembuluh darah di area panggul. Tekanan tersebut memicu pembengkakan vena yang pada akhirnya berkembang menjadi hemoroid. Para dokter menjelaskan bahwa posisi duduk yang statis dalam waktu panjang membuat sirkulasi darah di bagian bawah tubuh tidak optimal.
Fenomena ini semakin relevan di era digital ketika gaming menjadi aktivitas populer di berbagai kalangan, mulai dari remaja hingga orang dewasa. Banyak gamer menghabiskan waktu berjam-jam tanpa berdiri, bergerak, atau melakukan peregangan. Kondisi ini mirip dengan pekerja kantoran yang duduk sepanjang hari, tetapi gamer sering kali memiliki durasi duduk yang lebih panjang, terutama saat bermain secara kompetitif atau maraton gaming.
Selain duduk lama, kebiasaan menahan buang air besar juga dapat memperparah risiko wasir. Gamer yang terlalu fokus bermain kerap menunda kebutuhan ke toilet, sehingga meningkatkan tekanan pada area rektum. Kebiasaan ini memperbesar kemungkinan pembengkakan pembuluh darah di sekitar anus.
Sejumlah penelitian juga menunjukkan bahwa duduk terlalu lama, termasuk saat menggunakan gawai di toilet, dapat meningkatkan risiko wasir hingga 46 persen. Tekanan berlebih pada pembuluh darah di area anus menjadi faktor utama yang memicu kondisi tersebut.
Tak hanya itu, gaya hidup sedentari atau kurang gerak juga menjadi pemicu tambahan. Minimnya aktivitas fisik membuat sistem pencernaan melambat dan memicu sembelit, yang merupakan salah satu penyebab utama wasir. Ketika seseorang mengejan terlalu keras saat buang air besar, tekanan pada pembuluh darah di area anus semakin meningkat.
Dokter menyarankan gamer untuk menerapkan kebiasaan sehat guna menurunkan risiko tersebut. Beberapa langkah pencegahan yang disarankan antara lain mengambil jeda setiap 30–60 menit, melakukan peregangan ringan, memperbanyak konsumsi serat, serta menjaga asupan cairan. Aktivitas fisik rutin seperti berjalan kaki atau olahraga ringan juga sangat dianjurkan.
Penggunaan kursi ergonomis dan pengaturan posisi duduk yang baik juga dapat membantu mengurangi tekanan pada area panggul. Posisi duduk ideal melibatkan punggung yang tegak, kaki menapak lantai, dan layar berada sejajar dengan pandangan mata.
Para ahli menekankan bahwa gaming sebenarnya aman selama dilakukan dengan seimbang. Masalah muncul ketika aktivitas ini dilakukan berlebihan tanpa memperhatikan kesehatan tubuh. Oleh karena itu, kesadaran akan pentingnya gaya hidup aktif menjadi kunci untuk mencegah berbagai masalah kesehatan, termasuk wasir.
Dengan meningkatnya popularitas esports dan gaming sebagai hobi maupun profesi, edukasi mengenai risiko kesehatan menjadi semakin penting. Gamer diharapkan dapat menyeimbangkan waktu bermain dengan kebiasaan hidup sehat agar tetap produktif tanpa mengorbankan kesehatan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/
























