OIP - 2026-10-05T134224.814
Messi Bersiap Ucapkan Selamat Tinggal, Scaloni: Andai Ada 5 Monumental Semuanya Pasti Penuh

Jakarta – Lionel Messi bersiap menjalani pertandingan terakhirnya bersama Timnas Argentina. Laga perpisahan tersebut diprediksi menjadi salah satu momen paling emosional dalam sejarah perjalanan La Albiceleste, terlebih setelah sang kapten membawa Argentina meraih sejumlah pencapaian terbesar dalam sepak bola internasional.

Argentina dijadwalkan menghadapi Benin dalam laga persahabatan di Estadio Monumental, Buenos Aires, pada Selasa, 6 Oktober 2026 waktu setempat. Pertandingan tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi publik Argentina untuk menyaksikan Messi mengenakan seragam tim nasional. ANTARA menyebut laga ini akan menjadi penampilan ke-208 Messi bersama Argentina sekaligus pertandingan terakhirnya untuk La Albiceleste.

Antusiasme suporter terhadap pertandingan tersebut sangat besar. Pelatih Argentina Lionel Scaloni bahkan menggambarkan permintaan tiket untuk laga perpisahan Messi dengan cara yang sangat tinggi.

Scaloni mengatakan, jika Buenos Aires memiliki lima stadion Monumental dengan kapasitas serupa, semuanya diyakini tetap akan dipenuhi penonton. Ia juga mengaku menerima banyak pesan dari orang-orang yang ingin mendapatkan tiket untuk menyaksikan langsung laga terakhir Messi bersama Argentina.

Menurut Scaloni, pertandingan tersebut tidak sekadar menjadi pertandingan sepak bola biasa. Ia memperkirakan suasana di stadion akan dipenuhi emosi, termasuk dari Messi sendiri.

Pelatih yang membawa Argentina meraih Piala Dunia 2022 itu menyebut momen ketika Messi menginjakkan kaki di lapangan Monumental akan menjadi sesuatu yang sulit dilupakan. Bagi Scaloni, seluruh pemain dan suporter akan memiliki kesempatan untuk memberikan penghormatan kepada pemain yang telah menjadi bagian penting dari sejarah sepak bola Argentina.

Sebelum laga perpisahan tersebut, Argentina juga tampil meyakinkan. La Albiceleste mengalahkan Burkina Faso dengan skor telak 7-0 dalam pertandingan persahabatan di Monumental. Messi tidak tampil dalam pertandingan tersebut karena fokus dipersiapkan untuk laga perpisahannya.

Scaloni juga mengakui bahwa Argentina akan merasakan perubahan besar setelah Messi meninggalkan tim nasional. Menurutnya, kemampuan Messi dalam memberikan pengaruh kepada rekan setim, lawan, hingga penonton merupakan sesuatu yang sangat sulit ditemukan pada pemain lain.

Messi sendiri meninggalkan warisan luar biasa bersama Argentina. Ia tercatat sebagai pemain dengan penampilan terbanyak untuk tim nasional, dengan 208 pertandingan, sekaligus menjadi pencetak gol terbanyak dengan 125 gol. Perjalanan panjangnya bersama Argentina mencapai puncak ketika ia berhasil mengangkat trofi Piala Dunia 2022 di Qatar.

Hubungan Messi dengan publik Argentina juga mengalami perjalanan panjang. Pada awal kariernya, ia sempat mendapat kritik karena dianggap belum mampu memberikan kesuksesan yang diharapkan bersama tim nasional. Namun, pandangan tersebut berubah setelah Messi membawa Argentina meraih Copa America dan Piala Dunia.

Kini, waktunya bagi Argentina untuk mengucapkan salam perpisahan kepada sang kapten. Laga melawan Benin bukan hanya menjadi akhir karier internasional Messi, tetapi juga penanda berakhirnya sebuah era yang telah berlangsung selama lebih dari dua dekade.

Bagi Scaloni dan para penggemar Argentina, kesempatan menyaksikan Messi terakhir kali di Monumental kemungkinan akan menjadi kenangan yang akan terus dikenang. Apalagi, tingginya antusiasme suporter menunjukkan bahwa satu stadion saja terasa tidak cukup untuk menampung seluruh orang yang ingin memberikan penghormatan terakhir kepada sang megabintang.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/