skysports-dias-ruben-dias-man-city_6997444
Ban Kapten Manchester City Berpotensi Beralih ke Ruben Dias Usai Kepergian Bernardo Silva

Jakarta – Manchester City memasuki era baru setelah kepergian Bernardo Silva pada musim panas 2026. Pergantian tersebut bukan hanya meninggalkan ruang di lini tengah, tetapi juga membuat klub harus menentukan sosok baru yang akan memimpin tim di lapangan. Bek Portugal, Ruben Dias, kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk mengambil alih ban kapten.

Bernardo Silva sebelumnya dipercaya menjadi kapten Manchester City dan menjalankan peran tersebut pada musim terakhirnya di Etihad Stadium. Setelah kepergiannya, manajer baru Enzo Maresca harus menentukan pemimpin baru untuk musim 2026/2027. Hingga pertengahan Agustus, keputusan mengenai kapten permanen belum diumumkan secara resmi.

Ruben Dias Punya Pengalaman Memimpin

Nama Ruben Dias dianggap paling masuk akal untuk menggantikan Bernardo Silva. Bek asal Portugal tersebut sudah lama menjadi bagian dari kelompok kepemimpinan Manchester City.

Dias bergabung dengan Manchester City pada 2020 setelah meninggalkan Benfica. Sejak saat itu, ia berkembang menjadi salah satu pemain penting di lini belakang sekaligus sosok yang memiliki pengaruh besar di ruang ganti.

Manchester City sendiri pernah menyebut Dias sebagai salah satu pemimpin tim. Ketika memperpanjang kontraknya hingga 2029, klub menggambarkan bek tersebut sebagai seorang pemimpin baik di ruang ganti maupun di lapangan.

Pengalaman tersebut menjadi modal penting bagi Dias untuk mengemban tanggung jawab yang lebih besar. Selain itu, posisinya sebagai bek tengah membuatnya memiliki pandangan luas terhadap jalannya pertandingan sehingga komunikasi dengan pemain lain menjadi bagian penting dari tugasnya.

Dias juga bukan sosok asing dengan ban kapten. Dalam beberapa pertandingan pramusim Manchester City pada 2026, ia sudah dipercaya menjadi kapten. Hal tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa dirinya sedang dipersiapkan sebagai salah satu pemimpin utama tim.

Bernardo Silva Tinggalkan Tongkat Kepemimpinan

Kepergian Bernardo Silva menjadi perubahan besar bagi Manchester City. Pemain Portugal tersebut telah menghabiskan sembilan tahun bersama klub dan menjadi bagian dari era kejayaan City.

Pada musim sebelumnya, Bernardo ditunjuk sebagai kapten oleh Pep Guardiola. Saat menerima tanggung jawab tersebut, Bernardo mengatakan bahwa kepemimpinan bukan hanya tentang satu pemain. Ia juga menyebut Ruben Dias, Rodri, Erling Haaland, dan pemain lainnya sebagai sosok yang dapat membantunya menjalankan tugas tersebut.

Menariknya, ketika Bernardo menjalani pertandingan terakhirnya bersama Manchester City, ban kapten diberikan kepada Ruben Dias. Momen tersebut kemudian dianggap sebagai simbol peralihan kepemimpinan di dalam skuad.

Maresca Masih Punya Beberapa Pilihan

Meski Ruben Dias menjadi kandidat kuat, Enzo Maresca masih memiliki beberapa opsi. Phil Foden juga sempat dipercaya mengenakan ban kapten dalam pertandingan pramusim.

Rodri juga masuk dalam kelompok pemain senior yang dapat dipertimbangkan. Namun, masa depannya di Manchester City masih menjadi tanda tanya karena adanya ketertarikan dari klub lain. Kondisi tersebut membuat peluang Dias semakin besar.

Sementara itu, Erling Haaland yang sebelumnya juga masuk dalam kelompok pemimpin diperkirakan tidak menjadi pilihan utama. Maresca bahkan mengungkapkan alasan unik mengapa ia tidak terlalu tertarik menjadikan striker Norwegia tersebut sebagai kapten. Menurutnya, kapten harus datang ke bangku cadangan setelah tim mencetak gol untuk menerima instruksi taktik. Kebiasaan tersebut akan sulit diterapkan jika Haaland harus terus merayakan golnya.

Dengan musim 2026/2027 segera dimulai, keputusan Maresca mengenai kapten Manchester City menjadi salah satu hal menarik untuk dinantikan. Ruben Dias berada di posisi terdepan, tetapi keputusan final tetap berada di tangan sang pelatih.

Jika benar dipercaya menjadi kapten, Dias akan menghadapi tugas besar untuk memimpin Manchester City setelah berakhirnya era Bernardo Silva dan Pep Guardiola. Perubahan tersebut sekaligus menandai dimulainya babak baru bagi klub yang tengah membangun kembali identitasnya di bawah Maresca.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/