OIF (23)
Kejutan Besar di Grup A! Afrika Selatan Tumbangkan Korea Selatan, Son Heung-min Terancam Pulang Lebih Cepat

Jakarta – Afrika Selatan mencatatkan sejarah penting di Piala Dunia 2026 setelah berhasil menundukkan Korea Selatan dengan skor tipis 1-0 dalam laga terakhir Grup A yang berlangsung di Stadion Monterrey, Meksiko. Kemenangan tersebut tidak hanya memastikan langkah Bafana Bafana ke babak 32 besar, tetapi juga membuat peluang Korea Selatan untuk melaju ke fase gugur menjadi semakin sulit.

Pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Korea Selatan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola dan berusaha mengontrol tempo permainan. Tim asuhan Hong Myung-bo membutuhkan hasil positif untuk mengamankan posisi di klasemen, sementara Afrika Selatan datang dengan misi wajib menang demi menjaga asa lolos ke fase berikutnya.

Meski mendominasi permainan, Korea Selatan kesulitan membongkar pertahanan rapat yang diterapkan Afrika Selatan. Hingga turun minum, kedua tim gagal mencetak gol dan skor tetap bertahan 0-0. Afrika Selatan memilih bermain disiplin dan menunggu kesempatan melakukan serangan balik cepat yang beberapa kali merepotkan lini belakang lawan.

Momentum penentu akhirnya datang pada menit ke-63. Berawal dari skema serangan balik yang dibangun dengan cepat, bola berhasil mengalir ke arah Thapelo Maseko. Penyerang sayap tersebut kemudian melepaskan tembakan akurat yang gagal dihentikan kiper Korea Selatan. Gol itu membuat pendukung Afrika Selatan bersorak dan mengubah jalannya pertandingan secara drastis.

Setelah tertinggal, Korea Selatan meningkatkan intensitas serangan. Berbagai peluang berhasil diciptakan, namun penyelesaian akhir yang kurang efektif membuat mereka gagal menyamakan kedudukan. Keputusan pelatih Hong Myung-bo yang tidak menurunkan kapten sekaligus bintang utama Son Heung-min sejak menit awal juga menjadi sorotan. Son baru dimainkan pada babak kedua ketika timnya sedang berusaha mengejar ketertinggalan.

Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk kemenangan Afrika Selatan tetap bertahan. Hasil tersebut memastikan Afrika Selatan finis sebagai runner-up Grup A di bawah Meksiko yang sukses menyapu bersih seluruh pertandingan grup. Bagi Afrika Selatan, pencapaian ini sangat spesial karena menjadi kali pertama mereka berhasil melangkah ke fase gugur Piala Dunia setelah sebelumnya selalu gagal melewati babak grup pada edisi 1998, 2002, dan 2010.

Pelatih Afrika Selatan, Hugo Broos, mengaku bangga dengan performa anak asuhnya. Menurutnya, disiplin taktik dan kerja keras sepanjang pertandingan menjadi kunci utama keberhasilan tim mengatasi tekanan dari Korea Selatan. Ia menyebut kemenangan tersebut sebagai salah satu momen terbesar dalam sejarah sepak bola Afrika Selatan di ajang Piala Dunia.

Sementara itu, Korea Selatan harus menunggu hasil dari grup lain untuk mengetahui nasib mereka. Dengan koleksi tiga poin dan selisih gol yang kurang meyakinkan, Taeguk Warriors kini bergantung pada peringkat tim peringkat ketiga terbaik untuk bisa tetap bertahan di turnamen.

Kemenangan bersejarah ini sekaligus membuktikan bahwa Afrika Selatan menjadi salah satu tim kejutan terbesar di Piala Dunia 2026. Setelah dianggap bukan favorit sebelum turnamen dimulai, mereka justru berhasil mengamankan tiket ke babak 32 besar dan menjaga mimpi untuk melangkah lebih jauh di kompetisi sepak bola paling bergengsi di dunia.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/