Lionel-Messi-Argentina-GettyImages-2177987340-1-scaled
Messi Belum Selesai! Empat Rekor Bersejarah Menanti Sang Kapten Argentina di Piala Dunia 2026

Jakarta – Lionel Messi kembali menjadi pusat perhatian di Piala Dunia 2026. Meski usianya telah menginjak 39 tahun, kapten Timnas Argentina itu masih menunjukkan kualitas luar biasa di panggung sepak bola terbesar dunia. Setelah tampil gemilang pada laga pembuka dengan mencetak hattrick ke gawang Aljazair, Messi kini berada di ambang sejumlah rekor bersejarah yang berpotensi semakin mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa.

Performa luar biasa Messi saat menghadapi Aljazair tidak hanya membantu Argentina meraih kemenangan penting, tetapi juga membuatnya menyamai rekor gol terbanyak sepanjang sejarah Piala Dunia yang sebelumnya dipegang legenda Jerman, Miroslav Klose. Saat ini Messi telah mengoleksi 16 gol di putaran final Piala Dunia dan hanya membutuhkan satu gol tambahan untuk berdiri sendirian di puncak daftar pencetak gol terbanyak sepanjang masa turnamen tersebut.

Rekor pertama yang berpotensi dipecahkan Messi adalah menjadi top skor tunggal sepanjang sejarah Piala Dunia. Jika kembali mencetak gol pada laga berikutnya melawan Austria, maka pemain Inter Miami tersebut akan melewati catatan Klose dan menciptakan sejarah baru yang mungkin sulit disamai dalam waktu dekat.

Rekor kedua berkaitan dengan jumlah kemenangan di Piala Dunia. Argentina masih menjadi salah satu favorit juara pada edisi 2026 dan setiap kemenangan yang diraih akan membawa Messi semakin jauh meninggalkan para legenda lain dalam daftar pemain dengan kemenangan terbanyak di turnamen ini. Dengan pengalaman dan konsistensi yang dimilikinya, peluang tersebut sangat terbuka.

Selanjutnya, Messi berpeluang memperlebar rekornya sebagai pemain dengan partisipasi Piala Dunia terbanyak. Piala Dunia 2026 menjadi turnamen keenam yang diikutinya, sebuah pencapaian yang belum pernah diraih pemain lain dalam sejarah sepak bola putra. Kehadirannya di enam edisi berbeda menunjukkan konsistensi luar biasa selama lebih dari dua dekade berkarier di level tertinggi.

Rekor keempat yang menjadi sorotan adalah jumlah penampilan sebagai kapten di Piala Dunia. Messi sudah lama memegang rekor tersebut dan setiap pertandingan yang dimainkan bersama Argentina akan semakin memperkokoh catatan yang sulit dikejar pemain aktif lainnya. Kepemimpinannya menjadi salah satu faktor penting dalam kesuksesan Albiceleste dalam beberapa tahun terakhir.

Selain empat rekor utama tersebut, Messi juga terus menambah daftar pencapaian pribadi yang mengagumkan. Saat mencetak hattrick ke gawang Aljazair, ia resmi menjadi pemain tertua yang pernah mencatatkan hattrick di Piala Dunia. Rekor tersebut sebelumnya dipegang Cristiano Ronaldo saat membela Portugal pada edisi 2018.

Pelatih Argentina Lionel Scaloni masih menjadikan Messi sebagai pusat permainan tim. Meskipun usianya tidak lagi muda, visi bermain, kemampuan membaca pertandingan, dan ketajamannya di depan gawang tetap menjadi senjata utama Argentina dalam upaya mempertahankan gelar juara dunia yang mereka raih pada 2022.

Bagi para penggemar sepak bola, Piala Dunia 2026 mungkin menjadi kesempatan terakhir menyaksikan Messi beraksi di turnamen terbesar dunia. Namun alih-alih sekadar menjadi pemain veteran yang menikmati turnamen perpisahan, sang kapten justru tampil sebagai ancaman nyata bagi setiap lawan yang dihadapinya.

Dengan masih adanya beberapa pertandingan yang bisa dimainkan Argentina, peluang Messi untuk memecahkan rekor-rekor tersebut sangat terbuka. Jika berhasil melakukannya, maka Piala Dunia 2026 tidak hanya akan dikenang sebagai ajang pertahanan gelar Argentina, tetapi juga sebagai panggung lahirnya babak baru dalam sejarah karier Lionel Messi yang sudah dipenuhi prestasi luar biasa.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/