BEKASI – Intensitas hujan yang tinggi di awal tahun 2026 kembali memicu genangan di sejumlah wilayah strategis. Berdasarkan data terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), tercatat setidaknya ada 9 titik banjir yang merendam pemukiman warga di Kota Bekasi pada Kamis (22/1/2026).
Ketinggian air dilaporkan bervariasi, dengan titik terdalam mencapai 90 cm, yang mulai mengganggu aktivitas warga dan memaksa sebagian di antaranya untuk bersiaga melakukan evakuasi mandiri.
Daftar Wilayah dan Ketinggian Air di Kota Bekasi
BPBD telah mengerahkan personel untuk memantau titik-titik rawan banjir yang tersebar di beberapa kecamatan. Kondisi topografi wilayah yang rendah serta luapan dari drainase kota menjadi faktor utama meluasnya genangan.
Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus meliputi:
-
Kecamatan Rawalumbu: Mengalami genangan di beberapa perumahan dengan ketinggian air antara 40–70 cm.
-
Kecamatan Jatiasih: Wilayah yang bersinggungan dengan aliran sungai mengalami kenaikan air yang cukup signifikan.
-
Pemukiman di Bekasi Timur: Beberapa titik mencatatkan ketinggian air mencapai 90 cm, terutama di area yang berdekatan dengan cekungan atau saluran utama yang meluap.
Respons BPBD dan Langkah Mitigasi
Menghadapi situasi ini, tim unit reaksi cepat dari BPBD Kota Bekasi telah disiagakan di lokasi-lokasi terdampak. Petugas tidak hanya memantau ketinggian air, tetapi juga menyiapkan peralatan evakuasi seperti perahu karet guna mengantisipasi jika air terus merangkak naik.
“Kami mengimbau warga di seluruh 9 titik tersebut untuk tetap waspada, terutama terhadap aliran listrik di dalam rumah. Koordinasi dengan pihak PLN juga dilakukan untuk pemadaman berkala di area yang terendam cukup dalam,” ungkap perwakilan petugas di lapangan.

Peringatan Cuaca Eksstrem di Bekasi
Masyarakat diimbau untuk tidak lengah, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan potensi hujan sedang hingga lebat masih akan terjadi di wilayah Bekasi dan sekitarnya dalam beberapa hari ke depan. Pembersihan saluran air secara swadaya dan penyiapan tas siaga bencana menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh keluarga yang tinggal di zona merah banjir.
Pemerintah kota juga terus mengupayakan optimalisasi pompa-pompa air di berbagai rumah pompa untuk mempercepat penyurutan genangan di jalan-jalan protokol maupun area pemukiman padat penduduk.
Titik banjir dan rumah roboh di Kota Bekasi:
- Perumahan Taman Narogong Indah dengan ketinggian 40 – 60 cm
- Perumahan Jatibening Permai dengan ketinggian 90 cm kondisi pompa air nyala 2 unit
- Kaliabang Rorotan RT 001/006, Kelurahan Kali Abang Tengah – Bekasi Utara (Rumah Roboh)
- Perumahan Mayang Pratama, Kelurahan Mustikasari – Mustika Jaya dengan ketinggian -+5cm
- Perumahan Pondok Hijau Permai
- Jl. Cantik Tengah RT 002/023, Kelurahan Pengasinan – Rawalumbu
- Perumahan Dosen IKIP dengan Ketinggian 70 cm
- Bulak Perwira 2 RT 005/007 dengan ketinggian 5 – 20 cm
- Perumahan Bumi Bekasi Baru Utara, Kelurahan Sepanjang Jaya – Rawalumbu dengan ketinggian 50 – 70 cm
- Kantor Kecamatan Bekasi Utara dengan ketinggian 10 – 30 cm.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/






















