kondisi-kendaraan-usai-dievakuasi-dari-bawah-jembatan-dok-istimewa-1766072748251_169 (1)
Tragedi di Cilegon: Mobil Nyungsep dari Jembatan Usai Sopir Tiba-tiba Kejang, Penumpang Luka-Luka

CILEGONSebuah mobil sedan dengan nomor polisi A-1703-RI terjun ke bawah jembatan di Jalan Lingkar Selatan (JLS) Cilegon, Banten, pada Kamis (18/12/2025) sore. Kecelakaan tunggal ini diduga terjadi setelah sopir kendaraan mengalami kejang saat mengemudi, sehingga hilang kendali dan akhirnya oleng sebelum terjun dari jembatan.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB di kawasan Tegalratu, ketika mobil yang melaju dari arah Anyer menuju pusat Kota Cilegon itu tiba-tiba berubah arah di tengah perjalanan. Menurut keterangan Kanit Gakkum Satlantas Polres Cilegon, Iptu Atang Saepuloh, sopir bernama Asep Suwandi tiba-tiba mengalami gejala kejang saat berada di belakang kemudi, yang membuat kendaraan oleng dan menabrak gubuk pinggir jalan sebelum meluncur ke bawah jembatan.

“Kendaraan oleng ke kiri dan menabrak gubuk sebelum terjun ke bawah jembatan,” jelas Atang kepada wartawan yang melakukan konfirmasi di lokasi kejadian.

Akibat benturan dan terjunnya mobil dari ketinggian, tubuh Asep dan penumpang yang dibawanya mengalami luka-luka. Keduanya kemudian dilarikan ke RS Hermina Cilegon untuk mendapatkan perawatan medis lebih lanjut. Sementara itu, kondisi kendaraan ringsek berat dan langsung dievakuasi petugas dari bawah struktur jembatan.

Petugas kepolisian juga mengamankan kendaraan untuk pemeriksaan lebih lanjut. Menurut polisi, proses penyelidikan masih berlangsung, termasuk memastikan kondisi kesehatan sopir sebelum dan sesudah kejadian serta pemeriksaan teknis terhadap kendaraan. Upaya ini penting untuk memastikan apakah faktor kesehatan sang pengemudi benar-benar menjadi penyebab utama kecelakaan atau ada faktor lain yang turut berkontribusi.

Warga sekitar yang menyaksikan evakuasi menyampaikan rasa syok mereka usai melihat mobil jatuh dari jembatan. “Saya sedang melintas, tiba-tiba mendengar suara dentuman keras. Ketika kami mendekat, mobil sudah terbalik di bawah jembatan,” kata salah seorang saksi mata yang tidak ingin disebutkan namanya. “Syukur sopir dan penumpang masih selamat meski luka-luka,” tambahnya.

Kecelakaan di jalur lingkar ini menambah daftar insiden lalu lintas yang terjadi di wilayah Banten akhir-akhir ini, di mana beberapa ruas jalan utama sering menjadi perhatian akibat tingginya angka kecelakaan kendaraan bermotor, terutama di jalur lintas utama seperti JLS dan akses menuju Pelabuhan Merak.

Pihak kepolisian menghimbau kepada para pengendara agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan sebelum berkendara, terutama untuk perjalanan panjang atau melewati jalan yang menantang. Selain itu, menjaga kecepatan dan fokus pada jalan diyakini dapat menurunkan risiko kecelakaan. Kepolisian akan terus melakukan edukasi kepada masyarakat serta pemeriksaan rutin di lapangan untuk meningkatkan keselamatan berlalu lintas.

Hingga berita ini ditulis, polisi masih bekerja mengumpulkan bukti-bukti dan melakukan pemeriksaan lengkap untuk menetapkan penyebab pasti kecelakaan ini. Akhirnya, peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan berkendara dan perhatian terhadap kondisi fisik saat di balik kemudi, agar tragedi serupa bisa dihindari di masa depan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/