Jakarta — Harapan besar publik Indonesia untuk melihat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia 2026 perlahan memudar. Setelah melalui perjuangan panjang di babak kualifikasi Zona Asia, peluang lolos otomatis kini semakin tipis — bahkan terancam pupus sebelum laga penentuan terlaksana.
Peluang Tipis Sejak Awal Putaran Final Zona Asia
Sebelumnya, Indonesia sempat digadang memiliki jalur menuju Piala Dunia lewat jalur otomatis: dengan finis di posisi dua besar grup kualifikasi. Namun sejak awal putaran keempat, situasinya sudah berada di ambang sulit. Prediksi dari jajak pendapat bahkan menyebut peluang untuk lolos langsung “hampir mustahil” — tidak sampai 30%.
Lebih jauh lagi, lawan-lawan di grup ini bukan tim sembarangan. Arab Saudi dan Irak jadi tantangan berat yang harus dihadapi Timnas Indonesia.
Kekalahan dari Arab Saudi dan Irak: Batu Sandungan Terakhir
Upaya Indonesia untuk mengejar tiket langsung makin berat ketika kalah 2–3 dari Arab Saudi. Kekalahan itu membuat Indonesia tertahan di dasar klasemen Grup B.
Kesempatan tipis untuk bangkit pun hilang ketika di pertandingan terakhir melawan Irak, Indonesia kembali gagal — kalah 0–1. Hasil ini resmi memupus asa lolos ke Piala Dunia 2026.
Skenario Rumit yang Tidak Terwujud
Sebelumnya, analis memperkirakan agar Indonesia bisa lolos, beberapa kondisi berat harus terpenuhi: seperti kemenangan besar atas Irak, diikuti kekalahan Arab Saudi dari Irak — kemungkinan yang dianggap sangat kecil.
Namun hasil di lapangan berkata lain. Kombinasi performa, jadwal yang berat, dan tekanan tim lawan membuat peluang itu sirna. Bahkan sejumlah pengamat menyebut lolos otomatis sudah “nyaris mustahil” sejak awal babak keempat.
Penilaian Setelah Perjalanan Panjang
Perjalanan Timnas di kualifikasi Piala Dunia 2026 sejatinya menunjukkan usaha dan semangat — namun realitas di lapangan dan regulasi turnamen terlalu keras. Menurut beberapa prediksi, meski menang di laga terakhir tapi syarat tambahan membuat peluang lolos tetap tipis.
Kini, dengan kekalahan dari Irak, Timnas Indonesia dihadapkan pada kenyataan keras: mimpi Piala Dunia 2026 harus dikubur, setidaknya untuk saat ini. Publik berharap hasil ini menjadi pelajaran, bukan akhir dari ambisi sepak bola nasional — melainkan motivasi untuk membenahi tim, strategi, dan pembinaan jangka panjang.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/






















