Siswa-siswi-SMP-Negeri-17-Bekasi-berfoto-bersama-usai-menggelar-kegiatan-Roots-Day-berupa-Deklarasi-Agen-Perubahan-Anti-Perundungan-1384160271
SMPN 17 Bekasi Tunjuk "Agen Perubahan": Siswa Didorong Berani Suarakan Lawan Perundungan

BEKASI – Lingkungan sekolah yang aman dan nyaman menjadi prioritas utama dalam menciptakan generasi emas yang berkualitas. Menyadari pentingnya hal tersebut, SMPN 17 Bekasi mengambil langkah proaktif dengan menunjuk sejumlah siswa terpilih sebagai Agen Perubahan. Inisiatif ini bertujuan untuk memperkuat karakter siswa dan menciptakan budaya sekolah yang bebas dari aksi perundungan (bullying).

Dalam kegiatan pengukuhan yang berlangsung di Bekasi pada Rabu (21/1/2026), para Agen Perubahan ini diminta untuk menjadi teladan bagi rekan-rekannya dan berani bersuara jika melihat tindakan kekerasan fisik maupun verbal di sekolah.

Peran Strategis Agen Perubahan Sekolah

Penunjukan Agen Perubahan di SMPN 17 Bekasi bukan sekadar seremonial. Para siswa yang terpilih mengemban misi penting sebagai jembatan komunikasi antara siswa dan pihak guru.

Beberapa tugas utama dari Agen Perubahan ini meliputi:

  • Pendamping Sebaya: Memberikan dukungan moral bagi rekan yang menjadi korban perundungan.

  • Pelapor Aktif: Berani melaporkan indikasi kekerasan atau intimidasi kepada guru bimbingan konseling tanpa rasa takut.

  • Promotor Nilai Positif: Mengkampanyekan pentingnya sikap saling menghormati, toleransi, dan kasih sayang di lingkungan kelas maupun media sosial.

Membangun Keberanian Melawan Bullying

Kepala Sekolah SMPN 17 Bekasi menekankan bahwa perundungan sering kali terjadi karena adanya sikap “diam” dari para saksi (bystander). Oleh karena itu, melalui program ini, siswa diajarkan bahwa diam bukanlah pilihan saat melihat ketidakadilan.

“Kami ingin siswa-siswi kami tidak hanya cerdas secara akademik, tapi juga memiliki empati yang tinggi. Agen Perubahan ini adalah garda terdepan yang akan mengingatkan teman-temannya bahwa perundungan adalah tindakan yang merusak masa depan,” ungkap pihak sekolah di Bekasi.

Dampak Jangka Panjang bagi Pendidikan di Bekasi

Inisiatif dari SMPN 17 Bekasi ini diharapkan dapat menjadi pilot project bagi sekolah-sekolah lain di wilayah Bekasi. Dengan melibatkan siswa secara langsung dalam pengawasan lingkungan sekolah, rasa kepemilikan dan tanggung jawab terhadap kedisiplinan akan tumbuh lebih kuat secara alami.

Program antia-perundungan ini juga sejalan dengan visi pendidikan nasional yang menekankan pada Penguatan Pendidikan Karakter (PPK). Di era digital saat ini, di mana cyber bullying juga menjadi ancaman nyata, keberadaan Agen Perubahan sangat krusial untuk menjaga kesehatan mental para siswa di lingkungan pendidikan.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/