jet-tempur-israel_169
Serangan Israel di Lebanon: Empat Tewas Termasuk Anak Kecil, Pemerintah Beirut Kecam Pelanggaran Gencatan Senjata

Beirut — Ketegangan antara Israel dan Lebanon kembali memicu kekerasan setelah serangan militer Israel di wilayah selatan Lebanon menewaskan empat orang, termasuk seorang anak kecil, pada Senin (9/2/2026) waktu setempat. Peristiwa ini memantik kecaman dari pejabat Lebanon dan menambah kekhawatiran akan eskalasi konflik di kawasan yang sudah rapuh meskipun ada gencatan senjata.

Menurut Kementerian Kesehatan Lebanon, tiga dari korban tewas, termasuk seorang anak berusia sekitar 3 tahun, adalah warga sipil yang terbunuh dalam serangan udara di desa Yanooh, di distrik Tyre, wilayah selatan negara itu. Korban keempat ditembak oleh pasukan Israel di desa perbatasan Aita al-Shaab.

Klaim Militer dan Korban Sipil

Militer Israel menyatakan bahwa serangan udara itu ditujukan untuk menargetkan seorang pejabat militer kelompok Hezbollah, organisasi bersenjata Syiah yang berbasis di Lebanon dan dianggap oleh Tel Aviv sebagai ancaman langsung di sepanjang perbatasan. Menurut pernyataan militer Israel, target tersebut merupakan komandan artileri yang aktif dalam mengatur serangan terhadap pasukan Israel selama konflik sebelumnya.

Namun, pihak Lebanon membantah bahwa serangan itu semata ditujukan kepada militan, karena selain korban sipil tewas, beberapa anggota keluarga dan warga yang tidak terlibat juga terkena dampak. Reuters melaporkan bahwa pihak militer Israel mengatakan mereka sadar adanya klaim bahwa warga sipil yang tidak bersalah tewas, dan menyatakan bahwa insiden tersebut sedang ditinjau.

Serangan udara di Yanooh ini menjadi salah satu kejadian terbaru yang dinilai sebagai pelanggaran terhadap gencatan senjata yang telah disepakati antara Israel dan Hezbollah pada November 2024, yang semestinya meredakan permusuhan di perbatasan selatan Lebanon.

Reaksi Pemerintah Lebanon dan Ketegangan Politik

Pemerintah Beirut mengecam serangan itu sebagai tindakan agresi yang tidak hanya melanggar perjanjian damai yang ada, tetapi juga mengguncang stabilitas di kawasan tersebut. Selain itu, warga dan pejabat lokal menekankan bahwa korban yang terbunuh merupakan warga sipil, yang mestinya dilindungi di bawah hukum humaniter internasional.

Dalam salah satu insiden tambahan, pasukan Israel juga menangkap seorang pejabat dari kelompok Islamis Sunni Jamaa al-Islamiya di kota Habbariyeh. Penahanan tersebut memicu kecaman dari kelompok itu dan memperburuk ketegangan di wilayah perbatasan.

Kelompok militan Hezbollah bereaksi terhadap serangan ini dengan mengecam keras tindakan Israel, menyebutnya sebagai “eskalasi berbahaya” yang bisa mendorong konflik lebih luas. Pernyataan dari kelompok tersebut menunjukkan bahwa mereka menganggap serangan itu sebagai tanda dimulainya fase baru agresi militer.

Situasi Kemanusiaan di Selatan Lebanon

Wilayah selatan Lebanon telah berkali-kali menjadi titik benturan antara kedua belah pihak, terutama sejak perang besar antara Israel dan Hezbollah yang berlangsung beberapa tahun lalu. Meskipun ada gencatan senjata, insiden sporadis seperti ini menunjukkan bahwa ketegangan masih jauh dari mereda sepenuhnya.

Korban tewas, terutama anak kecil, kembali mengangkat kekhawatiran tentang keselamatan warga sipil di zona konflik. Organisasi kemanusiaan internasional telah berulang kali menyerukan investigasi independen atas kejadian semacam ini dan penegakan perlindungan terhadap non-kombatan.

Potensi Dampak Regional

Serangan terbaru ini dapat memperumit upaya diplomatik di kawasan, karena hubungan antara pemerintah Lebanon dan Israel terus tegang. Pihak internasional, termasuk PBB, sebelumnya telah memperingatkan bahwa pelanggaran terhadap gencatan senjata berpotensi memicu konflik lebih luas yang dapat berdampak pada stabilitas regional.

Untuk saat ini, dunia internasional tetap mengamati perkembangan ini dengan cermat, sementara keluarga korban dan warga sipil lainnya mencoba mencari perlindungan di tengah meningkatnya aktivitas militer di perbatasan Lebanon-Israel.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/