momen-haru-anak-yatim-gaza-buka-puasa-bareng-di-tenda-darurat-1771893248265
Saudi Bangun Dapur Pusat di Gaza: 24.000 Porsi Makanan Disiapkan Setiap Hari Selama Ramadan

GAZAKerajaan Arab Saudi resmi meresmikan sebuah dapur pusat di Jalur Gaza, yang mampu menyediakan 24.000 porsi makanan hangat setiap hari bagi warga Palestina yang mengalami krisis kemanusiaan, terutama selama bulan suci Ramadan. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Saudi dalam menanggapi krisis pangan dan kebutuhan dasar masyarakat Gaza yang terus meningkat akibat konflik yang berkepanjangan.

Pusat dapur besar ini dibangun oleh King Salman Humanitarian Aid and Relief Center (KSrelief), bekerja sama dengan Saudi Center for Culture and Heritage sebagai bagian dari kampanye bantuan populer untuk rakyat Palestina di Gaza. Pabrik makanan itu beroperasi dengan kapasitas produksi lebih dari 24.000 porsi makanan hangat setiap harinya sejak awal Ramadan tahun ini, yang diperkirakan akan berjalan sepanjang bulan puasa.

Menurut laporan resmi, fasilitas tersebut dirancang untuk mendistribusikan sekitar 3,6 juta makanan selama periode operasi, dengan target kelompok keluarga pengungsi dan penduduk yang paling terdampak di wilayah Deir Al-Balah dan Al-Qarara di Gaza Tengah.

Mengatasi Krisis Pangan di Gaza

Dr. Abdullah Al Rabeeah, Pengawas Umum KSrelief, menyatakan bahwa proyek dapur ini merupakan salah satu langkah nyata dari Saudi dalam meredakan krisis kemanusiaan yang disebutnya sebagai salah satu yang terbesar dalam sejarah modern. Beliau menekankan bahwa mayoritas penduduk Gaza kini hidup di bawah garis kemiskinan, dengan keterbatasan akses terhadap makanan, air bersih, obat-obatan, dan kebutuhan dasar lainnya.

“Dapur ini tidak hanya menyediakan makanan, tetapi juga memberikan harapan dan dukungan nyata bagi penduduk yang paling rentan, termasuk perempuan dan anak-anak,” kata Al Rabeeah kepada wartawan.

Selain itu, fasilitas ini juga tercatat memberikan lapangan pekerjaan kepada sekitar 40 pekerja lokal, sehingga turut mendukung ekonomi masyarakat setempat yang terdampak keras oleh konflik dan pengungsian.

Bantuan dalam Konteks Ramadan

Pembukaan dapur pusat Saudi ini tepat bertepatan dengan bulan Ramadan, di mana kebutuhan nutrisi dan makanan menjadi fokus utama bagi masyarakat yang sedang berpuasa. Dapur ini menyediakan makanan hangat untuk berbuka puasa (iftar) setiap hari, yang sangat dibutuhkan mengingat krisis pangan di wilayah yang terus berlanjut.

Perlu diingat, kondisi kemanusiaan di Gaza sendiri sangat genting. Laporan PBB menyebut bahwa lebih dari separuh bantuan kemanusiaan yang masuk ke Gaza sering kali terhambat atau ditolak, sehingga memunculkan kebutuhan dukungan dari berbagai negara dan organisasi internasional.

Komitmen Arab Saudi dan Dukungan Global

Upaya Saudi ini bukan yang pertama dalam memberikan bantuan kepada warga Palestina. Sebelumnya, KSrelief telah mengirim puluhan bantuan melalui jalur darat, laut, dan udara untuk memenuhi kebutuhan pangan, medis, maupun air bersih bagi warga Gaza yang terus menghadapi blokade dan konflik berkepanjangan.

Melalui inisiatif ini, Saudi Arabia menunjukkan komitmennya untuk terus terlibat dalam solusi kemanusiaan, bekerja sama dengan berbagai pihak internasional demi meringankan penderitaan jutaan penduduk Palestina yang kurang beruntung.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/