KOTA BEKASI – Kegiatan Reses I Masa Jabatan 2024–2029 Tahun 2026 kembali digelar oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi di berbagai daerah pemilihan. Di Daerah Pemilihan (Dapil) I yang meliputi Bekasi Timur dan Bekasi Selatan, Sekretaris Komisi III DPRD Kota Bekasi, A. Syafe’i, S.AP., turun langsung menyerap aspirasi masyarakat.
Reses merupakan agenda resmi DPRD yang dilaksanakan di luar masa sidang. Kegiatan ini menjadi wadah bagi pimpinan dan anggota dewan untuk kembali ke basis konstituen, berdialog secara langsung dengan warga, serta menyampaikan berbagai capaian dan kebijakan yang telah ditetapkan.
Dalam pertemuan tersebut, sejumlah persoalan menjadi perhatian utama warga. Isu infrastruktur seperti perbaikan jalan lingkungan, drainase, serta penanganan banjir masih menjadi keluhan yang paling banyak disampaikan. Warga berharap adanya percepatan pembangunan dan perawatan fasilitas umum guna meningkatkan kenyamanan dan keselamatan lingkungan.
Selain itu, masyarakat juga menyoroti peningkatan kualitas pelayanan publik, mulai dari fasilitas kesehatan, pendidikan, hingga sarana olahraga dan ruang terbuka hijau. Beberapa warga mengusulkan penambahan penerangan jalan umum serta pembenahan saluran air untuk mencegah genangan saat musim hujan.
A. Syafe’i menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan dicatat dan dimasukkan ke dalam pokok-pokok pikiran (pokir) DPRD Kota Bekasi. Dokumen tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan dalam pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) serta perencanaan program pembangunan ke depan.
Menurutnya, reses bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga sarana strategis untuk memastikan kebijakan pemerintah daerah benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat di lapangan. “Kami hadir untuk mendengar langsung keluhan dan harapan warga. Aspirasi ini akan kami kawal dalam pembahasan di DPRD agar dapat direalisasikan secara bertahap,” ujarnya.
Sebagai Sekretaris Komisi III yang membidangi pembangunan dan infrastruktur, A. Syafe’i menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan program yang berdampak langsung bagi masyarakat. Ia juga mendorong adanya sinergi antara DPRD dan Pemerintah Kota Bekasi dalam mengoptimalkan program prioritas pembangunan.
Kegiatan reses ini turut dihadiri tokoh masyarakat, perwakilan RT/RW, serta unsur lembaga kemasyarakatan. Forum dialog berlangsung interaktif, di mana warga diberi kesempatan menyampaikan masukan secara terbuka. Hal ini mencerminkan semangat partisipatif dalam proses pembangunan daerah.
Hasil dari Reses I Tahun 2026 ini akan ditindaklanjuti melalui mekanisme resmi di DPRD Kota Bekasi. Aspirasi yang telah dirangkum akan dibahas bersama perangkat daerah terkait agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan maupun program konkret.
Melalui kegiatan reses ini, diharapkan terjalin komunikasi yang lebih erat antara wakil rakyat dan masyarakat. Dengan pendekatan langsung dan transparan, DPRD Kota Bekasi berupaya memastikan setiap suara warga menjadi bagian penting dalam arah pembangunan kota.
(kabarbaghasasi/adv)
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/























