potret-ramainya-pasar-hewan-di-aceh-jelang-ramadan-1739954787126_169
Prabowo Salurkan Bantuan Rp72 Miliar Beli Sapi Meugang untuk Korban Bencana di Aceh

BANDA ACEH — Presiden Prabowo Subianto melalui dukungan pemerintah pusat telah mengucurkan anggaran sebesar Rp72,7 miliar untuk pembelian sapi meugang bagi masyarakat korban bencana di Provinsi Aceh. Anggaran ini telah dicairkan dan ditransfer ke 19 kabupaten dan kota terdampak bencana, sebagai bagian dari upaya membantu warga menghadapi bulan suci Ramadan 1447 Hijriah yang segera tiba.

Pernyataan ini disampaikan oleh Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah Dek Fadh, yang menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan hasil persetujuan langsung dari Presiden Prabowo atas permohonan Pemerintah Aceh dan masyarakat setempat. “Alhamdulillah, Bapak Presiden telah menyetujui permohonan ini dan dananya telah ditransfer kemarin. Kami pemerintah Aceh serta seluruh masyarakat Aceh mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Presiden Prabowo,” ujar Dek Fadh kepada wartawan.

Dana tersebut digunakan untuk pembelian sapi meugang yang akan dibagikan kepada warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang melanda sejumlah daerah Aceh akhir tahun lalu. Tradisi meugang merupakan ritual budaya Aceh menjelang Ramadan di mana masyarakat membeli dan menyembelih sapi atau hewan ternak untuk kemudian didistribusikan atau dikonsumsi bersama. Bantuan ini diharapkan memberi dukungan material sekaligus semangat sosial bagi masyarakat yang masih berjuang bangkit pascabencana.

Menurut Dek Fadh, alokasi anggaran ini didistribusikan melalui transfer langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) setiap kabupaten/kota yang menerima bantuan. Para kepala daerah diminta segera menindaklanjuti dana tersebut dengan membeli sapi sesuai dengan alokasi yang diterima dan memastikan distribusinya dilakukan secara merata, tertib, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang paling membutuhkan, terutama di lokasi pengungsian.

Penyaluran bantuan tersebut ditargetkan selesai paling lambat satu hari sebelum Ramadan, agar warga bisa merasakan manfaat bantuan ini secara langsung saat tradisi meugang dan awal bulan puasa. Dek Fadh juga meminta agar setelah penyaluran, pemerintah kabupaten dan kota wajib menyampaikan dokumentasi kegiatan berupa foto, video, serta laporan singkat realisasi bantuan kepada pihak pemerintah daerah untuk kemudian dilaporkan kepada Presiden.

Lebih lanjut, pemerintah Aceh menjelaskan bahwa bantuan ini akan mencakup ribuan desa di seluruh provinsi. Dalam pernyataan lain, Wagub Aceh menyebut bahwa rencana awal bantuan meugang mencakup ribuan desa terdampak bencana, dengan setiap desa menerima dana sekitar Rp50 juta untuk pembelian sapi atau setara dengan kebutuhan meugang setempat.

Program bantuan ini tidak hanya dianggap sebagai bentuk kepedulian pemerintah, tetapi juga sebagai simbol kehadiran negara dalam membantu pemulihan komunitas yang terdampak, terutama menjelang momentum religi yang penting bagi warga Aceh. Pola bantuan seperti ini diharapkan dapat membantu mempercepat rehabilitasi sosial ekonomi masyarakat pascabencana, sekaligus menjaga tradisi budaya tetap berjalan meski di tengah situasi sulit.

Sebagai informasi, Aceh baru-baru ini mengalami bencana hidrometeorologi yang mempengaruhi ribuan rumah dan desa. Hal ini memicu tanggapan cepat dari pemerintah pusat maupun daerah untuk menyediakan kebutuhan darurat dan bantuan sosial tambahan. Selain bantuan sapi meugang, pemerintah pusat juga melakukan berbagai langkah lain untuk mempercepat pemulihan daerah terdampak bencana.

Dengan bantuan yang telah dicairkan ini, pemerintah berharap bahwa penyediaan daging sapi untuk tradisi meugang bisa menjadi langkah awal dalam membantu meringankan beban masyarakat Aceh menjelang Ramadan dan meningkatkan semangat kebersamaan di antara warga setempat.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/