images
Nasib Promotor K-Pop Raksasa! Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Penggelapan Mecimapro Digelar 5 Januari 2026

JAKARTA – Awan mendung tampaknya masih menyelimuti industri hiburan Korea di tanah air, khususnya di sektor promotor. Proses hukum terkait kasus dugaan tindak pidana penggelapan yang menyeret nama promotor kondang, Mecimapro (MCP), dipastikan akan terus bergulir hingga awal tahun depan.

Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan telah menetapkan jadwal resmi bahwa sidang lanjutan kasus ini akan digelar kembali pada Senin, 5 Januari 2026.

Agenda Sidang Awal Tahun

Sidang yang dijadwalkan pada pekan pertama tahun 2026 ini menjadi sorotan banyak pihak, mulai dari mitra bisnis, investor, hingga ribuan fans K-Pop (K-Popers) yang selama ini menjadi pelanggan setia event garapan MCP.

Berdasarkan informasi dari sistem penelusuran perkara, agenda sidang lanjutan nanti rencananya akan masuk pada tahap pembuktian atau mendengarkan keterangan saksi-saksi kunci (tergantung posisi terakhir sidang Desember). Majelis hakim meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU) dan tim kuasa hukum terdakwa untuk hadir tepat waktu guna mempercepat proses peradilan yang sudah menyita perhatian publik ini.

Duduk Perkara: Sengketa Dana?

Kasus ini bermula dari laporan adanya dugaan penyimpangan atau penggelapan dana dalam operasional bisnis promosi konser. Meski detail materi persidangan tertutup atau terbatas, isu utamanya berpusat pada aliran dana yang diduga tidak sesuai dengan kesepakatan kerjasama antar-pihak.

Mecimapro sendiri dikenal sebagai pemain lama dan “raksasa” di kancah promotor Indonesia. Mereka sukses memboyong nama-nama besar seperti SEVENTEEN, Stray Kids, hingga ITZY ke Jakarta. Tak heran jika kasus ini menimbulkan guncangan besar di ekosistem bisnis pertunjukan (showbiz) nasional.

Fans Harap-Harap Cemas

Di media sosial, banyak penggemar K-Pop yang menyuarakan kekhawatiran mereka. Pertanyaan terbesar yang muncul adalah: “Apakah kasus hukum ini akan mengganggu jadwal konser artis favorit kami di tahun 2026?”

Meskipun proses hukum berjalan terpisah dari operasional perusahaan (selama tidak ada pembekuan aset atau izin), reputasi dan kepercayaan investor tentu menjadi taruhan. Fans berharap masalah ini segera menemui titik terang agar tidak ada pembatalan konser mendadak atau kekacauan refund tiket di kemudian hari.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update Bekasi lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/