69588b1a301b2
Ledakan Pipa Gas di Riau: Api 15 Meter, Belasan Warga Luka Bakar dan Lalu Lintas Ditutup

Indragiri Hilir, Riau — Sebuah ledakan hebat dari pipa gas milik PT Trans Gas Indonesia (TGI) mengguncang kawasan Dusun Nibul, Desa Batu Ampar, Kecamatan Kemuning, Kabupaten Indragiri Hilir, Provinsi Riau, pada Jumat (2/1/2026) sore. Peristiwa ini memicu kebakaran besar dengan semburan api yang dilaporkan mencapai sekitar 15 meter ke udara, membuat warga panik dan mengakibatkan sejumlah korban luka bakar ringan hingga sedang.

Kejadian bermula sekitar pukul 16.00–16.30 WIB, ketika warga sekitar mendengar suara ledakan keras yang berasal dari pipa gas tanam di kawasan tersebut. Tak lama kemudian, api langsung terlihat menjulang tinggi di lokasi kejadian, disertai bau gas yang menyengat. Situasi ini memaksa aparat kepolisian dan petugas keamanan untuk segera melakukan langkah antisipasi dan pengamanan area.

Kapolres Indragiri Hilir AKBP Farouk Oktora mengatakan bahwa petugas dari Polsek Kemuning dan tim penyelamat tiba lebih cepat di lokasi kejadian. “Kami sudah meminta masyarakat yang melintas dari arah Riau menuju Jambi maupun sebaliknya untuk berhenti sementara demi keselamatan,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Akibat ledakan tersebut, arus lalu lintas di Jalan Lintas Timur yang menghubungkan Riau dan Jambi ditutup sementara hingga situasi dinyatakan aman. Petugas juga memasang garis polisi di radius aman untuk mencegah warga mendekat karena potensi bahaya akibat semburan gas dan api yang masih aktif.

Menurut laporan terbaru, insiden ini mengakibatkan belasan warga mengalami luka bakar ringan hingga sedang, dan langsung dilarikan ke fasilitas kesehatan setempat untuk mendapatkan perawatan medis. Data awal dari pihak berwenang menyebutkan ada sekitar 7 warga yang mengalami luka bakar, meskipun belum ada korban jiwa yang dilaporkan hingga berita ini ditulis.

Tak hanya itu, beberapa bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi kejadian juga mengalami kerusakan akibat panas dari ledakan dan kobaran api yang merambat cepat. Hingga kini, petugas gabungan dari kepolisian, dinas pemadam kebakaran, serta tim teknis dari pihak perusahaan gas masih berada di lokasi untuk memadamkan api dan memastikan aliran gas benar-benar terhenti.

Pihak TGI melalui pernyataan singkatnya menyampaikan bahwa mereka sedang melakukan investigasi awal terkait penyebab kecelakaan pipa gas tersebut. Upaya mitigasi juga dilakukan untuk mencegah terjadinya kejadian serupa di wilayah lainnya. Pihak perusahaan bekerjasama dengan otoritas setempat serta badan terkait untuk melakukan evaluasi secara menyeluruh.

Sementara itu, masyarakat sekitar juga mengaku terkejut atas kejadian ini. Sejumlah warga yang rumahnya berada kurang lebih 500 meter dari titik ledakan menyatakan bahwa suara ledakan terdengar sangat keras hingga membuat kaca jendela rumah bergetar dan kepulan asap hitam membumbung tinggi.

Pihak kepolisian telah menghimbau warga untuk menjauh dari area yang terdampak dan tetap mengikuti arahan petugas demi keselamatan. Penutupan jalan lintas juga diperkirakan akan berlangsung sampai kondisi benar-benar aman untuk dilintasi kembali.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat akan pentingnya pengawasan dan pemeliharaan infrastruktur pipa gas, terutama yang berada di dekat kawasan pemukiman dan jalur transportasi utama. Hingga kini, penyebab pasti dari ledakan pipa gas ini masih dalam penyelidikan bersama antara pihak kepolisian, perusahaan gas, serta instansi teknis terkait.

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://binarnesia.com/