7m72spzn5ff8pch
Lampaui Target NasiLampaui Target Nasional! Bekasi Sukses Tekan Angka Stunting Hingga di Bawah 14 Persenonal! Bekasi Sukses Tekan Angka Stunting Hingga di Bawah 14 Persen

BEKASI — Pemerintah Daerah di wilayah Bekasi (Kota/Kabupaten) menorehkan prestasi gemilang di bidang kesehatan masyarakat. Berdasarkan data terbaru yang dirilis, prevalensi angka tengkes atau stunting di Bekasi berhasil ditekan secara signifikan hingga menyentuh angka di bawah 14 persen.

Capaian ini menjadi sorotan positif karena angka 14 persen merupakan ambang batas target nasional yang ditetapkan oleh Pemerintah Pusat dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Dengan keberhasilan ini, Bekasi membuktikan diri sebagai salah satu daerah yang paling progresif dan serius dalam memerangi masalah gizi buruk kronis pada balita.

Hasil Kerja Keras “Keroyokan”

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) atau pejabat daerah setempat mengungkapkan bahwa penurunan drastis ini bukanlah sebuah kebetulan, melainkan hasil dari kerja keras kolektif yang dilakukan secara “keroyokan” lintas sektor.

Sinergi yang kuat terjalin antara Dinas Kesehatan, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), hingga aparat kewilayahan seperti Camat, Lurah/Kades, dan Kader Posyandu.

“Ini adalah kemenangan bersama. Alhamdulillah, berkat intervensi serentak dan konsistensi semua pihak, angka stunting kita kini sudah berada di bawah 14 persen. Artinya, anak-anak Bekasi kini tumbuh lebih sehat dan cerdas,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (26/11/2025).

Strategi Kunci: Intervensi Hulu ke Hilir

Keberhasilan ini didorong oleh sejumlah program strategis yang dijalankan secara masif, antara lain:

  1. Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS): Melibatkan pejabat, TNI/Polri, dan pihak swasta untuk menjadi donatur gizi bagi anak-anak yang terindikasi stunting.

  2. Pemberian Makanan Tambahan (PMT): Distribusi rutin telur, susu, dan makanan bergizi tinggi ke posyandu-posyandu.

  3. Sanitasi Layak: Perbaikan akses air bersih dan jamban sehat untuk mencegah infeksi berulang pada anak.

  4. Edukasi Calon Pengantin: Pencegahan sejak dini dengan memastikan kesehatan calon ibu sebelum hamil.

Menuju Zero New Stunting

Meskipun target nasional telah terlampaui, Pemerintah Bekasi menegaskan tidak akan berpuas diri. Fokus selanjutnya adalah mencapai target Zero New Stunting atau tidak ada lagi kasus stunting baru yang muncul di masa depan.

Masyarakat, khususnya para orang tua, diimbau untuk tetap rajin membawa balitanya ke Posyandu setiap bulan guna memantau tumbuh kembang anak. Pencegahan stunting adalah investasi jangka panjang untuk menciptakan Generasi Emas Indonesia tahun 2045.

“PR kita belum selesai. Kita harus pertahankan angka ini dan terus kita tekan sampai seminimal mungkin,” pungkasnya.


Baca juga berita bekasi di: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi

Baca juga berita lainnya disini: Suara Kabar Media – Suara Kabar Media