1000189561.jpg
Kemensos Gerak Cepat Salurkan Bantuan Logistik bagi Korban Banjir Bekasi: Sembako dan Perlengkapan Darurat Tiba di Posko

BEKASI – Menindaklanjuti kondisi banjir yang merendam sejumlah titik di wilayah Bekasi, Kementerian Sosial (Kemensos) Republik Indonesia melakukan aksi tanggap darurat dengan mengirimkan bantuan logistik secara masif. Penyaluran ini dilakukan pada Selasa (20/1/2026) guna memastikan kebutuhan dasar para pengungsi di wilayah Bekasi tetap terpenuhi di tengah situasi sulit.

Bantuan ini dikirimkan langsung dari gudang logistik regional untuk mempercepat waktu tempuh distribusi menuju titik-titik pengungsian terparah di Bekasi.

Jenis Bantuan Darurat yang Disalurkan

Kemensos memastikan bahwa bantuan yang dikirimkan telah disesuaikan dengan kebutuhan mendesak warga di lapangan. Beberapa jenis logistik yang mulai didistribusikan di Bekasi meliputi:

  • Makanan Siap Saji: Ribuan paket makanan instan dan biskuit untuk memenuhi kebutuhan gizi jangka pendek.

  • Perlengkapan Tidur: Kasur lipat, selimut, dan tenda gulung untuk meningkatkan kenyamanan warga di posko pengungsian Bekasi.

  • Kebutuhan Khusus: Paket perlengkapan bayi (kids ware) dan pembalut wanita, yang sering kali menjadi kebutuhan paling kritis saat bencana.

  • Alat Kebersihan: Paket family kit untuk menjaga sanitasi diri para pengungsi.

Koordinasi Pemanfaatan Lumbung Sosial

Selain pengiriman bantuan langsung, Kemensos juga mengoptimalkan keberadaan Lumbung Sosial yang telah didirikan di beberapa titik strategis di Bekasi. Lumbung ini berfungsi sebagai cadangan logistik permanen yang dapat diakses sewaktu-waktu oleh pemerintah daerah saat terjadi bencana mendadak, sehingga tidak ada jeda waktu dalam penanganan awal.

Pihak kementerian menegaskan bahwa petugas Taruna Siaga Bencana (Tagana) telah dikerahkan sepenuhnya untuk membantu evakuasi dan pengelolaan dapur umum di seluruh penjuru Bekasi yang terdampak.

Jaminan Perlindungan Sosial bagi Korban

Pemerintah berkomitmen untuk tidak hanya memberikan bantuan fisik, tetapi juga melakukan pendampingan psikososial bagi anak-anak dan lansia di pengungsian Bekasi. Upaya ini dilakukan agar trauma akibat bencana banjir tahunan ini dapat diminimalisir.

Kemensos juga tengah melakukan pendataan lebih lanjut terkait potensi pemberian santunan bagi ahli waris jika ditemukan korban jiwa, serta bantuan stimulan untuk perbaikan sarana sosial yang rusak. Sinergi antara pusat dan daerah di Bekasi menjadi kunci utama agar masa tanggap darurat ini dapat dilewati dengan minimalisir risiko sosial yang lebih luas.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/