69585057972ac
Keluarga di Tanjung Priok Ditemukan Tewas Usai Makan, Polisi Selidiki Penyebab Keracunan Misterius

Jakarta — Sebuah kasus tragis mengguncang warga Warakas, Tanjung Priok, Jakarta Utara, setelah tiga anggota keluarga ditemukan tewas secara misterius di rumah kontrakan mereka, Jumat (2/1/2026) pagi. Ketiga korban — seorang ibu dan dua anaknya — ditemukan dalam kondisi mulut berbusa dan tubuh yang mengalami ruam serta melepuh, memicu dugaan kuat bahwa mereka menjadi korban keracunan.

Peristiwa itu terungkap ketika salah satu anggota keluarga yang lain baru pulang dari bekerja dan menemukan ketiganya tergeletak tak bernyawa di beberapa ruang berbeda di dalam rumah kontrakan di Jalan Warakas VIII, Gang 10. Anggota keluarga ini kemudian berteriak minta tolong kepada warga sekitar dan memanggil petugas medis serta aparat kepolisian setempat.

Dari hasil penyelidikan awal, polisi menyebutkan bahwa ketiga jenazah tersebut keluar busa dari mulutnya saat ditemukan, yang menjadi salah satu indikasi awal dugaan keracunan. “Dari pemeriksaan kasat mata, keluar busa dari ketiga mayat tersebut,” ujar Kanit Resmob Polres Metro Jakarta Utara Iptu Seno Adji Pradana kepada wartawan di lokasi kejadian.

Tidak hanya itu, petugas inafis juga menemukan tanda ruam merah dan luka melepuh di tubuh korban yang semakin memperkuat penyelidikan terkait dugaan keracunan. Polisi belum bisa memastikan faktor penyebab kondisi itu, sehingga proses autopsi dan pemeriksaan laboratorium menjadi fokus utama tim penyidik.

Sementara itu, satu anggota keluarga lainnya yang juga berada di rumah saat kejadian berhasil diselamatkan dan dilarikan ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan medis. Kondisi korban selamat disebutkan cukup stabil dan masih menjalani observasi intensif oleh tim medis, sambil menunggu hasil laboratorium terkait penyebab gejala yang dialami.

Puslabfor Polri turut serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dengan mengamankan sejumlah barang bukti yang dianggap relevan. Di antaranya adalah sampel cairan dalam botol air mineral, plastik berisi serbuk, serta beberapa bungkus makanan yang ditemukan di sekitar lokasi kejadian. Barang bukti ini kemudian dibawa ke laboratorium forensik untuk dianalisis lebih lanjut.

Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Onkoseno Gradiarso Sukahar, menyampaikan bahwa penyelidikan masih berlangsung intensif dan polisi telah memeriksa sejumlah saksi, termasuk tetangga dan kerabat korban. “Kami masih melakukan pemeriksaan menyeluruh serta menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan autopsi untuk memastikan penyebab pasti kematian korban,” ujarnya.

Identitas ketiga korban meninggal yang berhasil dikonfirmasi sementara adalah SS (50), AAL (27), dan AAB (13) — seorang ibu bersama dua anaknya. Sementara anggota keluarga yang selamat dirawat tidak disebutkan identitasnya secara resmi hingga kini.

Kasus ini memunculkan keprihatinan dari warga sekitar, sekaligus menimbulkan pertanyaan serius terkait keamanan konsumsi makanan dan minuman di lingkungan rumah. Warga berharap polisi dapat segera mengungkap fakta di balik tragedi ini agar ruang lingkup kejadian serupa tidak terulang di kemudian hari.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/