Jakarta – Pelatih Tim Nasional Indonesia, John Herdman, menegaskan keyakinannya bahwa generasi muda skuad Garuda memiliki potensi besar untuk menembus panggung sepak bola terbesar dunia, FIFA World Cup 2030. Target jangka panjang tersebut disebut sebagai proyek besar yang membutuhkan proses, konsistensi, dan pembentukan fondasi tim yang kuat.
Keyakinan Herdman muncul setelah Timnas Indonesia menunjukkan perkembangan positif dalam ajang FIFA Series 2026. Meski gagal meraih gelar juara usai kalah tipis dari Bulgaria di final, pelatih asal Inggris itu menilai perjalanan tim justru memberikan banyak pelajaran penting. Ia menyebut proses menemukan “dream team” Garuda akan berjalan seiring waktu, sejalan dengan misi jangka panjang menuju kualifikasi Piala Dunia 2030.
Menurut Herdman, pembangunan tim nasional tidak bisa instan. Ia menegaskan bahwa beberapa pemain akan bertahan sebagai tulang punggung tim, sementara talenta-talenta baru akan terus bermunculan dalam beberapa tahun ke depan. Fokus utamanya adalah menemukan pemain yang memiliki mentalitas juang, karakter kuat, serta keinginan besar membela Indonesia di level tertinggi.
Target menuju Piala Dunia 2030 bukan sekadar mimpi kosong. Herdman dikenal memiliki rekam jejak impresif dalam membangun tim nasional. Ia sebelumnya sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 setelah absen selama puluhan tahun. Pengalaman tersebut menjadi alasan kuat mengapa PSSI mempercayakan proyek jangka panjang Timnas Indonesia kepadanya.
Perjalanan Timnas di FIFA Series 2026 juga menunjukkan sinyal positif. Indonesia berhasil menembus final sebelum akhirnya kalah 0-1 dari Bulgaria. Meski hasil akhir belum memuaskan, performa tim dinilai menunjukkan perkembangan signifikan dalam gaya bermain dan mental bertanding.
Herdman menilai fondasi penting untuk menuju Piala Dunia harus dimulai dari pembentukan budaya tim yang kuat. Ia menekankan pentingnya karakter, kerja keras, serta komitmen para pemain untuk berkembang bersama dalam jangka panjang. Filosofi ini sebelumnya terbukti sukses saat ia menangani Kanada, yang mampu naik peringkat FIFA secara signifikan hingga tampil di turnamen dunia.
Selain itu, pelatih berusia 50 tahun tersebut menegaskan bahwa proses regenerasi pemain menjadi fokus utama. Indonesia memiliki banyak talenta muda yang dinilai siap berkembang jika diberikan kesempatan dan sistem pembinaan yang tepat. Ia percaya dalam beberapa tahun ke depan, tim akan menemukan kombinasi pemain terbaik yang mampu bersaing di level internasional.
Optimisme Herdman juga sejalan dengan ambisi besar sepak bola Indonesia yang ingin kembali mencetak sejarah. Dengan dukungan federasi, liga domestik, serta perkembangan pemain diaspora, peluang menuju Piala Dunia dinilai semakin realistis dibandingkan sebelumnya.
Target Piala Dunia 2030 memang masih beberapa tahun lagi. Namun, Herdman menegaskan perjalanan menuju sana sudah dimulai sekarang. Ia mengajak seluruh elemen sepak bola Indonesia untuk bersatu, mendukung proses pembangunan tim, dan percaya bahwa mimpi tampil di panggung dunia bisa menjadi kenyataan.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/















