JAKARTA — Suasana haru menyelimuti rumah duka di kawasan Menteng, Jakarta Pusat pagi ini setelah jenazah Wakil Presiden Republik Indonesia ke-6, Try Sutrisno, tiba untuk disemayamkan dan disiapkan rangkaian prosesi penghormatan terakhir. Kedatangan jenazah ikon militer dan negarawan ini menarik perhatian publik serta tokoh pejabat negara yang datang melayat untuk memberikan penghormatan terakhir kepada sang purnawirawan jenderal.
Jenazah Try Sutrisno tiba di rumah duka pada pukul 09.23 WIB pagi ini, dibawa menggunakan mobil jenazah dari Komando Garnisun Tetap I/Jakarta. Mobil jenazah memasuki kompleks rumah duka di Jalan Purwakarta, Menteng, disambut oleh keluarga, kerabat, serta sejumlah pelayat yang telah berkumpul sejak pagi.
Suasana di lokasi tampak penuh kesedihan namun penuh rasa hormat. Para pelayat terlihat memberikan penghormatan terakhir kepada Try Sutrisno, yang dikenal selama hidupnya sebagai seorang purnawirawan TNI AD dan negarawan yang berpengaruh dalam sejarah politik Indonesia modern.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir di rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhum. Di antara mereka terlihat Jenderal TNI (Purn) Wiranto, yang menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, serta Yudian Wahyudi, Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), yang datang memberi penghormatan atas jasa dan pengabdian Try Sutrisno kepada bangsa dan negara.
Try Sutrisno, yang wafat pada usia 90 tahun di RSPAD Gatot Soebroto pada pagi hari ini, meninggalkan jejak panjang sebagai tokoh militer yang kemudian menjabat sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993-1998. Sepanjang kariernya, ia dikenal sebagai figur yang dekat dengan rakyat, tegas dalam tugas, dan berperan penting dalam stabilitas nasional di era Orde Baru hingga era transisi pemerintahan.
Rencananya, jenazah almarhum akan disemayamkan terlebih dahulu di rumah duka sebelum kemudian diarak menuju Masjid Sunda Kelapa untuk dishalatkan setelah salat Dzuhur. Upacara penghormatan terakhir tersebut direncanakan akan dilaksanakan secara militer sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa Try Sutrisno kepada bangsa.
Usai dishalatkan, jenazah almarhum akan dibawa ke Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata di Jakarta Selatan untuk dimakamkan secara militer. Prosesi pemakaman di TMP Kalibata merupakan penghormatan tertinggi bagi pahlawan bangsa dan pejabat negara yang telah berjasa.
Keluarga besar almarhum juga menyampaikan pesan kepada masyarakat untuk mendoakan Try Sutrisno agar memperoleh tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Mereka juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dan ucapan duka cita yang hadir dari berbagai kalangan, dari pejabat negara hingga masyarakat umum.
Kematian Try Sutrisno meninggalkan duka mendalam di hati bangsa Indonesia, karena selain sebagai negarawan, ia juga dikenal sebagai figur bapak bangsa yang terhormat dan dihormati. Sosoknya akan dikenang sebagai bagian penting dari sejarah politik dan kemiliteran Indonesia.
Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/
Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/















