personel-satgas-operasi-damai-cartenz-saat-menggeledah-rumah-komandan-kkb-philip-kobak-di-yahukimo-1773032126569_169
Gembong KKB Yahukimo Philip Kobak Akhirnya Dibekuk Satgas Cartenz di Dekai

Jakarta – Aparat gabungan melalui Satgas Operasi Damai Cartenz 2026 berhasil menangkap salah satu tokoh penting kelompok kriminal bersenjata (KKB) di Papua, yakni Philip Kobak alias Nenak Kobak. Penangkapan dilakukan di wilayah Dekai, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, setelah aparat melakukan operasi pemantauan dan pengejaran terhadap yang bersangkutan.

Philip Kobak diketahui merupakan komandan Kompi Kimbusa yang berada di bawah struktur Kodap XVI Yahukimo dalam jaringan KKB Papua. Ia diduga terlibat dalam berbagai aksi kekerasan yang terjadi di wilayah tersebut, sehingga menjadi salah satu target operasi aparat keamanan dalam rangka menjaga stabilitas keamanan di Papua.

Penangkapan dilakukan oleh tim penegakan hukum Satgas Operasi Damai Cartenz pada Sabtu, 7 Maret 2026 sekitar pukul 16.44 WIT. Aparat sebelumnya melakukan pemantauan intensif terhadap pergerakan target di kawasan Dekai. Keberadaan Philip Kobak terdeteksi di sekitar persimpangan Jalan Jhon Banua sebelum akhirnya aparat melakukan pengejaran hingga ke area Gereja GIDI Kali Brasa.

Saat menyadari keberadaan aparat keamanan, Philip Kobak sempat mencoba melarikan diri ke arah hutan. Namun upaya tersebut berhasil digagalkan oleh tim Satgas yang langsung melakukan penangkapan di lokasi tersebut. Setelah diamankan, tersangka kemudian dibawa untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut oleh penyidik.

Dari hasil penggeledahan yang dilakukan di rumah tersangka serta beberapa lokasi yang diduga menjadi tempat singgah kelompok KKB, aparat menemukan sejumlah barang bukti. Barang bukti tersebut antara lain amunisi berbagai kaliber, senjata tajam seperti parang dan kapak, busur panah, serta sejumlah dokumen milik tersangka. Temuan tersebut kini sedang didalami oleh penyidik guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Menurut keterangan Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo, Philip Kobak memiliki peran penting dalam struktur kelompok tersebut. Ia diketahui menjabat sebagai komandan operasi Kompi Kimbusa Kodap XVI Yahukimo dan diduga terlibat dalam sejumlah aksi kekerasan di wilayah Papua Pegunungan.

Beberapa peristiwa yang diduga melibatkan tersangka antara lain kasus penyerangan terhadap warga sipil bernama Muhammad Syarif pada Januari 2026 serta aksi pembakaran SMK Negeri 2 Dekai pada Februari 2026. Selain itu, penyidik masih mendalami kemungkinan keterlibatan tersangka dalam berbagai aksi kekerasan lainnya yang pernah terjadi di wilayah Yahukimo.

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026 Brigjen Pol Faizal Ramadhani menegaskan bahwa penangkapan ini merupakan bagian dari upaya penegakan hukum yang dilakukan secara profesional oleh aparat keamanan. Ia menekankan bahwa aparat akan terus menindak tegas setiap pelaku yang melakukan tindakan kriminal dan mengganggu keamanan masyarakat di Papua.

Operasi Damai Cartenz sendiri merupakan operasi gabungan antara TNI dan Polri yang bertujuan menanggulangi aksi kelompok bersenjata di Papua sekaligus menjaga keamanan masyarakat di wilayah tersebut. Operasi ini juga berfokus pada penegakan hukum terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan terhadap warga sipil maupun aparat keamanan.

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi terkait situasi keamanan di Papua. Aparat memastikan bahwa langkah-langkah penegakan hukum akan terus dilakukan secara terukur guna menjaga stabilitas keamanan di wilayah Papua Pegunungan, khususnya di Kabupaten Yahukimo.

Dengan tertangkapnya Philip Kobak, aparat berharap dapat mempersempit ruang gerak kelompok bersenjata di wilayah tersebut sekaligus menciptakan situasi yang lebih kondusif bagi masyarakat.

Baca juga berita update lainnya disini: https://suarakabarmedia.com/

Baca juga berita update lainnya disini: https://kabarbaghasasi.com/