Bekasi – Peluncuran program digitalisasi pembelajaran secara nasional yang dipimpin oleh Prabowo Subianto mendapatkan apresiasi dari fraksi gabungan Fraksi Gerindra DPRD Kota Bekasi dan Fraksi Demokrat DPRD Kota Bekasi. Kedua fraksi menyambut baik pemasangan perangkat smartboard di salah satu sekolah unggulan di kota ini sebagai langkah konkret mewujudkan visi “Indonesia Cerdas”.
Dalam pernyataannya, ketua fraksi Gerindra-Demokrat menyebut bahwa pemanfaatan interactive flat panel (IFP) atau smartboard merupakan tonggak penting dalam transformasi pendidikan nasional. Menurutnya, program ini bukan sekadar pengadaan alat, tetapi bagian dari upaya merevolusi cara belajar agar lebih interaktif, kreatif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Dengan peluncuran ini, Kota Bekasi menjadi bagian penting dari proyek pemerintah untuk menyetarakan kualitas pendidikan di seluruh wilayah Indonesia.
Sekolah yang menjadi lokasi simbolik peluncuran tersebut menyambut momen ini dengan antusias. Guru, siswa, dan orang tua tampak optimis bahwa kehadiran smartboard akan mendongkrak mutu pembelajaran. Guru melaporkan bahwa selama ini proses pembelajaran masih terbatas pada metode konvensional, sedangkan dengan smartboard diharapkan bisa menghadirkan pengalaman belajar yang lebih dinamis dan menyenangkan. Perangkat ini memungkinkan guru untuk menyajikan materi secara visual dan interaktif, mendukung kolaborasi siswa, serta mengintegrasikan pembelajaran daring dan luring secara fleksibel.
Fraksi Gerindra-Demokrat juga menekankan pentingnya kesinambungan implementasi program. Mereka mengingatkan bahwa pengadaan smartboard harus diikuti dengan pelatihan guru, pemeliharaan perangkat, serta ketersediaan infrastruktur pendukung seperti akses internet dan listrik stabil. Tanpa elemen-elemen ini, potensi besar dari teknologi dapat terhambat. Oleh karena itu, fraksi tersebut mendorong pemerintah daerah agar memastikan anggaran dan mekanisme operasional program ini sudah matang agar manfaatnya bisa dirasakan secara nyata.
Pada sisi lain, pemerintah pusat melalui Kementerian terkait mengungkap bahwa target distribusi smartboard mencakup ratusan ribu sekolah di seluruh Indonesia. Dengan sasaran mencapai 75 % sekolah menerima perangkat tersebut dalam waktu dekat, peluncuran di Kota Bekasi dianggap sebagai langkah awal yang penting. Sumber internal menyebut bahwa sekolah yang dipilih memiliki fasilitas pendukung memadai sehingga bisa menjadi model implementasi bagi wilayah lain.
Kota Bekasi pun dipandang memiliki potensi besar dalam pendidikan digital. Keberadaan fasilitas pendidikan yang memadai, dukungan masyarakat, dan jumlah siswa yang banyak menjadikannya lokasi strategis untuk penerapan teknologi pembelajaran. Fraksi Gerindra-Demokrat berharap bahwa program ini bisa memperkuat citra Bekasi sebagai kota pendidikan dan teknologi, sekaligus memfasilitasi talenta lokal agar siap bersaing di era digital.
Namun demikian, tantangan tetap ada. Ketersediaan anggaran, kesiapan guru dalam memanfaatkan teknologi, serta kesiapan jaringan internet di sekolah-sekolah menjadi isu yang harus ditangani. Fraksi tersebut mengharapkan monitoring dan evaluasi dilakukan secara rutin agar dampak positif program bisa terukur. Pengukuran keberhasilan akan mencakup peningkatan minat belajar siswa, peningkatan hasil ulangan, serta keterlibatan lebih aktif dalam pembelajaran.
Dengan apresiasi ini, fraksi GERINDRA-Demokrat DPRD Kota Bekasi berharap bahwa peluncuran smartboard bukan hanya seremoni, tetapi titik awal perubahan sistem pembelajaran yang nyata. Jika semua elemen berjalan sesuai rencana, maka generasi pelajar Kota Bekasi diharapkan bisa tampil lebih unggul, kreatif, dan adaptif menghadapi tantangan zaman.
(kabarbaghasasi/adv)
Baca juga berita lainnya disini: Kabar Baghasasi – Kabar Baghasasi
Baca juga berita dari Partrai Demokrat disini: HOME – Gerindra






















