images
Duka di Tengah Banjir Bekasi: Kakek 79 Tahun Meninggal Dunia Usai Terseret Arus Deras

BEKASI – Di balik genangan air yang merendam pemukiman, sebuah tragedi memilukan terjadi di tengah bencana banjir yang melanda wilayah Bekasi. Seorang lansia berusia 79 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah terseret arus banjir yang mengalir cukup deras di lingkungan tempat tinggalnya.

Kejadian ini menjadi pengingat pahit bagi seluruh warga Bekasi akan bahaya tersembunyi di balik luapan air yang tampak tenang namun memiliki arus bawah yang kuat.

Kronologi Kejadian di Lokasi Banjir Bekasi

Menurut keterangan saksi mata dan pihak berwenang di Bekasi, musibah ini terjadi saat korban diduga hendak berpindah tempat atau mengamankan diri dari genangan air yang mulai meninggi. Naas, kondisi fisik yang sudah senja serta kuatnya arus air membuat sang kakek kehilangan keseimbangan dan terseret arus.

Tim SAR dan warga sekitar di Bekasi yang mengetahui kejadian tersebut segera melakukan pencarian. Namun, setelah beberapa waktu, korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa tak jauh dari titik awal ia terseret.

Himbauan Keamanan bagi Kelompok Rentan

Pihak kepolisian dan BPBD Bekasi menghimbau keluarga yang memiliki anggota lansia atau anak-anak untuk memberikan pengawasan ekstra selama masa banjir ini. Berikut adalah beberapa panduan keselamatan di wilayah terdampak:

  • Jangan Memaksa Melintas: Hindari berjalan di tengah genangan air yang mengalir, meskipun terlihat dangkal, karena kekuatan arus dapat menumbangkan orang dewasa.

  • Evakuasi Dini: Bagi lansia dan anak-anak di Bekasi, sangat disarankan untuk dievakuasi ke tempat yang lebih tinggi sebelum air masuk ke dalam rumah.

  • Gunakan Tongkat Penyangga: Jika terpaksa harus bergerak di area banjir, gunakan tongkat untuk mendeteksi kedalaman air dan keberadaan lubang atau selokan yang tertutup genangan.

Penanganan Jenazah dan Santunan

Jenazah korban saat ini telah dievakuasi oleh petugas di Bekasi untuk kemudian diserahkan kepada pihak keluarga guna proses pemakaman. Pemerintah daerah setempat menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah ini dan berjanji akan terus meningkatkan patroli di titik-titik banjir terparah guna mencegah adanya korban jiwa tambahan.

Warga Bekasi diminta untuk saling bahu-membahu menjaga tetangga sekitar, terutama mereka yang hidup sebatang kara atau termasuk dalam kategori rentan, agar terhindar dari bahaya arus banjir yang tidak terduga.